facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rute Kuala Lumpur - Bali dari Pesawat AirAsia Aktif Kembali 21 Maret

Eliza Gusmeri Kamis, 17 Maret 2022 | 06:00 WIB

Rute Kuala Lumpur - Bali dari Pesawat AirAsia Aktif Kembali 21 Maret
pesawat Airasia (foto: antara)

Layanan penerbangan internasional berjadwal AirAsia antara Indonesia dan Malaysia menjadi tiga rute termasuk rute Jakarta-Kuala Lumpur PP yang telah beroperasi selam

SuaraBatam.id - Rute Kuala Lumpur - Bali PP dari pesawat AirAsia akan diaktikfan kembali mulai 21 Maret 2022 dan Kuala Lumpur - Surabaya PP mulai 25 Maret 2022.

Sehingga, layanan penerbangan internasional berjadwal AirAsia antara Indonesia dan Malaysia menjadi tiga rute termasuk rute Jakarta-Kuala Lumpur PP yang telah beroperasi selama ini.

Rute Kuala Lumpur - Bali dan Bali - Kuala Lumpur mulai beroperasi pada 21 Maret dengan frekuensi tiga kali seminggu hingga 31 Maret. Sementara selama April, frekuensi penerbangan 7 kali seminggu.

Rute Kuala Lumpur menuju Surabaya dan sebaliknya beroperasi tujuh kali dalam seminggu, sama seperti rute Kuala Lumpur ke Jakarta dan Jakarta ke Kuala Lumpur.

Baca Juga: Demi Turuti Keinginan Pacar Menonton Konser BTS di Bioskop, Pasangan Ini Rela Terbang ke Pulau Lain

Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine mengatakan Grup Maskapai AirAsia menyambut gembira pengumuman pemerintah untuk mempermudah persyaratan bagi pelaku perjalanan yang sudah divaksin lengkap dengan mengurangi masa karantina ke Indonesia, dan penerapan visa on arrival untuk kunjungan ke Bali.

"Keputusan ini segera kami tindaklanjuti dengan membuka kembali layanan penerbangan berjadwal untuk dua rute internasional sekaligus yaitu Bali dan Surabaya yang sebelumnya sempat terhenti," kata Veranita dikutip dari siaran resmi, Rabu.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan dalam rangka menormalkan kembali layanan penerbangan antara Indonesia dan Malaysia khususnya dalam menyambut rencana pembebasan karantina oleh pemerintah kedua negara mulai bulan April 2022.

"Dua rute ini kami harapkan menjadi awal dari pengaktifan kembali lebih banyak rute internasional lain di masa mendatang, tidak hanya Indonesia-Malaysia namun juga dengan negara lain."

Pihaknya senang dapat menerbangkan kembali semua armada, sehingga dapat memaksimalkan dukungan terhadap kebangkitan pariwisata dan pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah destinasi serta kembali berperan sebagai pembawa turis asing terbanyak ke Indonesia. (antara)

Baca Juga: Viral Pramugari Salah Sebut Bandara Tujuan sampai Dua Kali, Bikin Penumpang yang Tidur Auto Kaget

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait