facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jumlah Wisatawan ke Batam Meningkat Sejak Bebas Karantina, Anddy Fong: 126 Wisman Dalam 3 Minggu

Eliza Gusmeri Selasa, 15 Maret 2022 | 18:53 WIB

Jumlah Wisatawan ke Batam Meningkat Sejak Bebas Karantina, Anddy Fong: 126 Wisman Dalam 3 Minggu
Ilustrasi wisatawan (bali-airport.com)

Ketua Nongsa Sensation, Anddy Fong mengatakan dalam tiga minggu terakhir, hingga Sabtu (12/3/2022), sudah 126 orang wisman Singapura berkunjung ke Nongsa.

SuaraBatam.id - Sejak diberlakukan bebas karantina, wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura sudah lebih leluasa berwisata ke Batam. Jumlah wisman perlahan semakin meningkat.

Ketua Nongsa Sensation, Anddy Fong mengatakan dalam tiga minggu terakhir, hingga Sabtu (12/3/2022), sudah 126 orang wisman Singapura berkunjung ke Nongsa.

“Diperkirakan jumlah wisman semakin bertambah, karena kebijakan bebas karantina,” ujar Anddy, melansir Batamnews, Selasa (15/3/2022).

Ia menyebutkan, dalam waktu dekat terutama pada bulan April, sudah ada beberapa kelompok yang booking paket wisata di kawasan Nongsa. Dalam satu kelompok, biasanya terdiri dari 50-70 orang.

“Mereka biasanya kelompok-kelompok yang ingin main golf, bulan April nanti mereka tiba di Nongsa, nanti di bulan Mei juga sudah dibooking,” katanya.

Baca Juga: Pasar Jodoh Batam Heboh, Ibu-ibu Ribut ke Penjual Gara-gara Timbangan Dikurangi 4 Ons

Dengan kebijakan bebas karantina ini, Anddy menyampaikan para wisman sudah lebih sedikit bebas dibandingkan saat travel bubble. Karena wisman dapat berbelanja dan juga ke luar kawasan Nongsa.

“Kalau travel bubble kemarin kan hanya boleh di dalam kawasan Nongsa saja, sekarang mereka sudah bisa ke luar, sudah bisa ketemu kerabat mereka juga,” katanya.

Walaupun begitu, para wisman tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes), setiap tiga hari wisman wajib menjalani tes polymare chain reaction (PCR) untuk memastikan tidak terpapar Covid-19.

Tes tersebut berlaku bagi para wisman yang menghabiskan waktunya di Batam lebih dari 3 hari. Karena kata Anddy, banyak wisman yang ingin berlama-lama di Nongsa, hingga 5-7 hari.

“Jadi tetap tes PCR, supaya memastikan saja, selama 3 minggu kami melayani wisman di Nongsa, tidak ada ditemukan kasus Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga: Banjir Masih Genangi Jalan di Batam dari Simpang Frengki hingga ke Laksamana Bintan

Selain dari sisi wisman, Anddy mengaku kebijakan bebas karantina juga berdampak besar bagi pelaku pariwisata. Karena staf hotel atau ressort tidak lagi menjalani tes PCR secara berkala atau momentum.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait