facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bintan Resort Jadi Lokasi Pembangunan Sirkuit Balap Internasional, di Batam Tak Jadi Terealisasi

Eliza Gusmeri Rabu, 19 Januari 2022 | 14:38 WIB

Bintan Resort Jadi Lokasi Pembangunan Sirkuit Balap Internasional, di Batam Tak Jadi Terealisasi
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (partahi/suara.com)

Rencana pembangunan itu telah dibahas bersama dengan Menko Perekonomian RI.

SuaraBatam.id - Rencana pembangunan Sirkuit Balap bertaraf Internasional di Batam tampaknya tak jadi terealisasi. Alasannya, pembangunan sirkuit tersebut akan dipindahkan ke Bintan, Kepulauan Riau.

"Benar rencana pembangunan sirkuit Internasional ini akan dipindah ke Bintan," jelas Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat ditemui di Pelabuhan Bintang 99 Batuampar, Rabu (19/1/2022).

Kata dia, rencana pembangunan itu telah dibahas bersama dengan Menko Perekonomian RI.

Selain itu, jika berlokasi di Batam, kawasan tersebut berdekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) yang juga memiliki studio pembuatan film bertaraf Internasional dan dikhawatirkan dapat menciptakan kebisingan.

Baca Juga: Pengungsi Afganistan di Batam Mengaku Sudah Divaksin Lengkap, tapi Gubernur Kepri Berkata Lain

"Kebisingan yang akan terjadi pada saat latihan, pertandingan, dan lainnya. Tentu akan menganggu pembuatn film di NDP. Hal ini menjadi konsen khusus, karena kawasan itu juga termaksud kawasan KEK," lanjutnya.

Ansar juga mengakui bahwa pihaknya telah turut membahas Grand Design sirkuit dengan luas 200 hektare dalam rapat bersama Menko Perekonomian.

"Tapi perlu ditekankan, ini adalah keputusan bersama. Lokasi yang akhirnya dipilih adalah kawasan Bintan Resort, dengan luas 200 Ha. Grand Design juga sebelumnya telah kita bahas," paparnya.

Dalam rencana pembangunan, Ansar juga menyebutkan akan ada 8 perusahaan swasta bertaraf Internasional yang akan telibat, dan membentuk satu konsorsium.

Namun ia belum dapat menyebutkan berapa total anggaran yang akan dihabiskan pada proyek ini.

Baca Juga: 10 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Bermodus Video Call Sex Dipulangkan ke Negara Asal

"Kalau tidak ada halangan, Februari ini akan dilakukan Ground Breaking. 8 perusahaan swasta akan terlibat, mereka akan bentuk konsorsium. Hal ini juga telah dibahas dengan IMI," ungkapnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait