Fitri tak sengaja menelan jarum tersebut saat ia minum. Ia saat itu sedang bersama sejumlah temannya.
Tanpa disadari, entah karena asyik bersenda gurau, ia lupa, tiba-tiba minum padahal saat itu ia sedang menggigit dua jarum pentul.
Ia merasa sakit di bagian perutnya dan baru menyadari bahwa jarum yang sebelumnya ada di mulutnya telah tertelan.
"Dia memainkan jarum itu di mulutnya, karena tidak sadar dia kemudian minum. Ternyata, setelahnya dia merasa sakit di perut dan baru lah dia sadar telah menelan jarum tersebut," kata paman Fitri, Sazuki beberapa waktu lalu.
Karena sakit pada bagian perut setelah menyadari menelan jarum, Fitri dibawa ke Puskesmas Moro untuk dilakukan pengobatan.
Namun, karena keterbatasan alat, Fitri kemudian dilarikan ke RSUD Muhammad Sani Karimun untuk dilakukan rontgen.
Prihatin dengan kondisi Fitri, yang notabene dari ekonomi menengah, pihak TNI akhirnya membantu usai mendengar kejadian itu. Diperkirakan butuh biaya besar untuk operasi.
Akhirnya, Kodim 0317/TBK membawa Fitri ke RS Awal Bros Batam guna mendapat tindakan operasi dengan biaya ditanggung oleh TNI.