alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ironis, Orangtua Siswa Dukung SMK SPN dan Sayangkan Sikap KPAI

Eliza Gusmeri Rabu, 24 November 2021 | 16:50 WIB

Ironis, Orangtua Siswa Dukung SMK SPN dan Sayangkan Sikap KPAI
Pangihutan salah satu orang tua siswa di SPN Dirgantara Batam (partahi/suara.com)

Ironisnya, para orangtua tersebut melakukan aksi di depan Rumah Sakit Graha Hermine, Batuaji, Rabu (24/11/2021), mendukung yayasan dan para guru di sekolah.

SuaraBatam.id - Puluhan orangtua siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sekolah Penerbangan Nusantara (SPN) Dirgantara Batam, menyayangkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Batam.

Ironisnya, para orangtua tersebut melakukan aksi di depan Rumah Sakit Graha Hermine, Batuaji, Rabu (24/11/2021), mendukung yayasan dan para guru di sekolah yang saat ini tengah tersandung kasus kekerasan terhadap siswanya.

"Kami kecewa dengan KPAI dan KPPAD Batam, yang terlalu mendiskreditkan SPN Dirgantara sebagai sekolah yang penuh tindakan kekerasan," tegas salah satu orangtua siswa, Sapri Gunawan saat ditemui di lokasi.

Sapri juga menegaskan bahwa aksi mereka adalah kemauan sendiri, sebab, para orangtua mengaku merasakan dampak baik dari pendidikan yang diterapkan SPN Dirgantara Batam.

Baca Juga: Polisi Temukan Bukti: 5 Siswa SPN Batam Dirantai

"Untuk KPAI, jangan mendiskreditkan sekolah, lihat dulu fungsinya seperti apa. Kalau ada tikus di lumbung padi, apa yang diberantas? Tikusnya atau lumbung padinya?" katanya.

Menurutnya, lima siswa yang melaporkan dugaan kekerasan di SPN Dirgantara Batam tidak bisa mewakili sepenuhnya kondisi di sekolah tersebut.

"Yang merasakan dampak positif dari pendidikan di sekolah itu ya kami ini para orangtua, dan jumlahnya lebih banyak. Dugaan kekerasan itu tidak masuk akal, kami masih berharap dan percaya pada yayasan kalau sekolah itu masih berada pada jalurnya," katanya.

Hal senada disampaikan orang tua siswa lain, Pangihutan yang keberatan dengan kasus dugaan yang terjadi di SPN Dirgantara Batam. Dia mengaku melihat sendiri anaknya aman selama sekolah di sana.

"Kami tahu pendidikan di SPN Dirgantara Batam itu berbeda. Para siswa dipersiapkan menjadi orang yang tangguh, visioner, dan bisa berguna bagi bangsa" katanya.

Baca Juga: Pemprov Kepri Belum Beri Sanksi SPN Dirgantara Terkait Kekerasan Siswa

Dia dan beberapa wali murid lainnya pun mendukung SPN Dirgantara Batam untuk tetap maju dan meneruskan kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait