alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kepri Segera Punya Laboratorium Kesehatan Daerah dan Instalasi Farmasi

Eliza Gusmeri Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Kepri Segera Punya Laboratorium Kesehatan Daerah dan Instalasi Farmasi
Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhamad Bisri (antara)

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhamad Bisri, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan laboratorium kesehatan daerah itu dikelola oleh unit pelayanan teknis.

SuaraBatam.id - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebentar lagi punya laboratorium kesehatan daerah. Pembangunan itu sudah direncanakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhamad Bisri, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan laboratorium kesehatan daerah itu dikelola oleh unit pelayanan teknis.

"Fungsi laboratorium ini luas, tidak hanya memeriksa soal COVID-19. Untuk pemeriksaan umum juga disediakan," katanya.

Selain membangunan laboratorium, Pemprov Kepri juga akan mendirikan Instalasi Farmasi, yang juga dikelola unit khusus. "Instalasi farmasi juga dibutuhkan," ujarnya.

Baca Juga: Diimingi Uang, Siswi SMP di Batam Dicabuli di Hotel

Bisri belum mengetahui apakah Laboratorium Kesehatan Daerah dan Instalasi Farmasi itu dibangun di Tanjungpinang atau di Batam. "Sama-sama bagus," ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kepri Wahyu Wahyudin mendukung pemerintah daerah membangun laboratorium kesehatan dan instalasi daerah.

Pembangunan laboratorium kesehatan dan instalasi farmasi dapat meningkatkan kapasitas sektor kesehatan.

Selain itu, menurut dia pembangunan laboratorium kesehatan juga mampu manambah pendapatan asli daerah, apalagi di masa pandemi.

Namun, sebaiknya laboratorium kesehatan dibangun di Batam, mengingat jumlah penduduk di daerah itu sekitar 60 persen dari total jumlah penduduk Kepri yang mencapai 2 juta orang.

Baca Juga: Amsakar Ahmad: Batam Seharusnya Sudah PPKM Level 1

Ia mendorong Pemprov Kepri mengatur pelaksanaan laboratorium kesehatan dan instalasi farmasi melalui peraturan daerah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait