alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pesepak Bola Brasil Tendang Kepala Wasit Hingga Pingsan

Eliza Gusmeri Kamis, 07 Oktober 2021 | 15:42 WIB

Pesepak Bola Brasil Tendang Kepala Wasit Hingga Pingsan
Pesepak bola Brasil, William Ribeiro terancam masuk bui setelah menendang kepala wasit bernama Rodrigo Crivellaro. (Sky Sports)

Pesepak bola Brasil, William Ribeiro dikabarkan menendang kepala wasit hingga pingsan.

SuaraBatam.id - Pesepak bola Brasil, William Ribeiro dikabarkan menendang kepala wasit hingga pingsan.

Insiden itu terjadi pada saat laga Sao Paulo de Rio Grande vs tuan rumah Guarani de Venancio Aires di Gauchao A2 2021 atau kompetisi kasta keenam sepak bola Brasil, 5 Oktober lalu.

Melansir dari Sky Sports, Kamis (7/10/2021), bermula saat wasit bernama Rodrigo Crivellaro itu tidak memberikan tendangan bebas kepada tim Sao Paulo Ribeiro.

William Ribeiro jadinya naik pitam dan nekat menendang kepala sang wasit hingga pingsan sampai harus dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga: Perahu Bocor, Nelayan Karimun Hilang di Laut, Ditemukan di Batam

Akibatnya, pertandingan dihentikan dan Ribeiro ditangkap tepat di stadion dan didakwa dengan percobaan pembunuhan.

Setelah siuman, Crivellaro keluar dari rumah sakit Selasa pagi. Crivellaro mengatakan kepada wartawan bahwa dia belum sempat melihat rekaman insiden itu.

Penyelidik polisi setempat Vinicius Assuno mengatakan kepada wartawan bahwa hakim akan memutuskan insiden tersebut. Belum keluar keputusan hakim apakah dia akan tetap ditahan atau dibebaskan dengan jaminan.

"Serangannya sangat kuat dan keras, menendang kepala wasit dan membuatnya pingsan, Crivellaro tidak punya kesempatan untuk membela diri" kata Assuno.

Pertandingan antara Sao Paulo de Rio Grande vs tuan rumah Guarani de Venancio Aires direncanakan akan dilanjutkan pada pekan depan, tepatnya Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Beredar Video Pelangsir Hadang Mobil Disperindag Saat Dirazia di Batam

Sao Paulo de Rio Grande telah merilis sebuah pernyataan, dan menyesali insiden tersebut dengan mengatakan insiden tersebut sebagai
"Salah satu episode paling menyedihkan dalam sejarah mereka" dan kontrak pemain dengan klub dihentikan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait