facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Karena Kelelahan, Atlet Biliar Kepri Takluk Lawan Jawa Tengah

Eliza Gusmeri Selasa, 05 Oktober 2021 | 13:41 WIB

Karena Kelelahan, Atlet Biliar Kepri Takluk Lawan Jawa Tengah
Suasana pertandingan biliar pasangan nomor 15 ball double Kepri (foto: ist)

Atlet Cabang Olahraga (Cabor) Biliar Kepri, Andri dan Suprianto menyumbangkan medali Perunggu untuk nomor 15 Ball Double di PON XX Papua.

SuaraBatam.id - Atlet Cabang Olahraga (Cabor) Biliar Kepri, Andri dan Suprianto menyumbangkan medali Perunggu untuk nomor 15 Ball Double di PON XX Papua.

Pasangan Andri/Suprianto harus mengakui kehebatan atlet biliar Jawa Tengah Riki/Roko dan kalah dengan skor 1-5 saat babak semifinal yang digelar di GOR Biliar Timika, Senin (4/10/2021).

Langkah Andri/Suprianto di PON XX Papua cabor biliar terbilang mengejutkan. Pada babak perempat final, dengan dramatis pasangan Andri/Suprianto mengalahkan pebiliar Jawa Barat Irsal/M Bewi.

Kepri sempat tertinggal 2-4, sebelum akhirnya berhasil membalik kedudukan menjadi 5-4.

Baca Juga: Terdengar Suara Aneh, Pesawat Wings Air rute Batam - Anambas Gagal Terbang

Sebelumnya di babak penyisihan Andri/Suprianto menundukkan pasangan pebiliar senior Feri/Sahroni (Kalbar), Andri/Suprianto menang juga dengan skor 4-5.

Dengan keberhasilan biliar merengkuh medali perunggu, Kepri kini total mengoleksi tiga medali perunggu.

Kepri kini menempati peringkat 29 dengan raihan tiga medali perunggu.

Pelatih biliar Kepri Ahuat mengatakan faktor kelelahan menjadi penyebab kegagalan melaju ke final.

Meski demikian ia mengaku atlet biliar Kepri sudah berjuang maksimal.

Baca Juga: Pembangunan Jembatan Batam-Bintan Dapat Dukungan DPR, Proyek Dimulai Tahun 2022

“Atlet biliar Kepri berlaga dua kali dalam sehari, dengan jeda istirahat yang kurang. Stamina terkuras saat berusaha melaju ke semifinal saat mengalahkan Irsal/M Bewi (Jawa Barat),” terangnya saat dihubungi, Selasa (5/10/2021) siang.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait