alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tersebar Video Warga Terkonfirmasi Covid-19 Diusir Dengan Kasar, Publik: Keji!

M Nurhadi Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:39 WIB

Tersebar Video Warga Terkonfirmasi Covid-19 Diusir Dengan Kasar, Publik: Keji!
Ilustrasi pasien di India. [Money SHARMA / AFP]

"Wah udah Parah sekali ini," sebut netizen.

SuaraBatam.id - Warganet Indonesia digegerkan dengan video yang memperlihatkan seorang pasien Covid-19 dipukuli sekelompok warga dan diseret sekelompok orang.

Dalam keterangan yang ditulis pihak keluarga menyebut, pasien itu dipukuli dan diseret oleh warga. VIdeo pasien Covid-19 dipukuli itu lantas viral di media sosial Instagram.

Jhosua Lubis yang mengaku mengunggah video itu lantas menjelaskan, peristiwa itu terjadi di Desa Sianipar Bulu Silape Kecamatan Silaen, Tobasa, Sumatera Utara pada Kamis (22/7/2021).

"Awalnya Tulang saya terkena Covid-19 , Dokter menyuruh isolasi mandiri. Tetapi Masyarakat tidak terima , akhirnya dia dijauhkan dari kampung bulu silape. Dia kembali lagi kerumahnya tetapi masyarakat tidak terima," kata J Lubis, selaku orang yang mengunggah hal itu.

Baca Juga: Info Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 Gratis Hari Ini untuk Warga Kabupaten Malang

Pihak keluarga menyebut, warga setempat tidak membantu pasien Covid-19 dan malah memperlakukannya secara tidak manusiawi.

"Ini Tulang (Om) saya, Nama : Salamat Sianipar, Umur : ≥ 45 Tahun, Alamat : Desa sianipar bulu silape kecamatan silaen. Tobasa. Sumatera Utara," kata pengunggah.

Ia mengaku tidak terima dengan perbuatan dari sekelompok warga tersebut dan menuntut negara memberi tindakan tegas.

"Kejahatan kemanusiaan ini diatur dalam Statuta Roma dan diadopsi dalam Undang-Undang No. 26 tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.

"Hukum Indonesia juga tegas melarang penyiksaan. Konstitusi Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945, menyatakan hak untuk bebas dari penyiksaana dalah hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. Hak untuk bebas dari penyiksaan juga tertuang dalam UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia," ujar dia.

Baca Juga: 6 Obat Ini Dicari Jokowi di Video yang Viral, Berikut Khasiatnya

"Kami berharap Keadilan Ditegakkan Setegak-tegaknya Kepada Presiden & Wakil Presiden , Pemerintah & Aparatur Negara untuk menindaklanjuti Kejadian ini," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait