alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kuburan Diduga Babi Ngepet Viral Dibongkar Polisi, Bangkainya Diamankan

M Nurhadi Kamis, 29 April 2021 | 10:57 WIB

Kuburan Diduga Babi Ngepet Viral Dibongkar Polisi, Bangkainya Diamankan
Kepala babi usai disembelih warga Bedahan, Depok. (ist)

Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Lumban Tobing menuturkan, pembongkaran kuburan babi ngepet dilakukan usai adanya dugaan pemindahan kuburan oleh warga.

SuaraBatam.id - belum lama ini, jagat maya Indonesia digegerkan dengan adanya warga yang mengklaim menangkap babi ngepet di Depok. Babi ngepet tak lain adalah kepercayaan pesugihan yang kerap diperbincangkan di Indonesia.

Saat hal ini tengah ramai dibahas di berbagai lini hingga viral, seorang ibu-ibu mendadak muncul dengan dugaannya yang menyinggung adanya keluarga kaya raya padahal menurutnya hanya pengangguran.

Meski akhirnya kini babi dengan bulu hitam itu sudah mati dengan dipenggal dan dikuburkan secara terpisah, ternyata perkara ini belum sepenuhnya selesai.

Paling baru, pembongkaran kuburan babi tersebut dilakukan warga dengan sejumlah petugas dari kepolisian.

Baca Juga: Ibu di Depok Curigai Tetangganya Babi Ngepet, Banyak Uang Tapi Nganggur

Berkaitan dengan hal itu, Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Lumban Tobing menuturkan, pembongkaran kuburan babi ngepet dilakukan usai adanya dugaan pemindahan kuburan oleh warga.

Kuburan yang sebelumnya berada di dalam area pemakaman keluarga kini telah dipindahkan ke lokasi yang tak jauh dari kuburan sebelumnya.

"Iya tadi anggota melakukan pembongkaran karena masih menjadi perhatian masyarakat," ujar Rio melansir Batamnews (jaringan Suara.com), Rabu (28/4/2021).

Ia melanjutkan, potongan hewan diduga babi ngepet itu telah diamankan dan dibawa ke Polsek Sawangan. 

Berdasarkan laporan warga, masih ada banyak yang ingin melihat kuburan, sementara mengingat situasi yang masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19, maka diputuskan untuk diamankan demi hindari kerumunan massa.

Baca Juga: Viral Babi Ngepet Ditangkap Warga, Babe Cabita Kasih Respons Kocak

"Iya untuk menghindari kerumunan massa dikhawatirkan menimbulkan penularan Covid-19," papar dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait