alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Diduga Air Asia QZ-8501, Logam di Teluk Ranggau Ternyata Dari China

M Nurhadi | Muhammad Yasir Rabu, 06 Januari 2021 | 11:35 WIB

Sempat Diduga Air Asia QZ-8501, Logam di Teluk Ranggau Ternyata Dari China
Nelayan temukan serpihan pesawat diduga Air Asia QZ-8501. [Instagram/@jurnalisjunior]

Terkini, puing logam berukuran besar itu diduga kuat merupakan bagian dari badan roket milik China.

SuaraBatam.id - Sebuah potongan logam ditemukan di Teluk Ranggau, Kotawaringin Barat, Kalimatan Tengah, pada Senin (4/1/2021) lalu. Puing logam tersebut diduga kuat sebagai bagian dari badan pesawat karena bentuknya yang menyerupai badan pesawat.

Namun, saat ini puing logam berukuran besar itu diduga kuat merupakan bagian dari badan roket milik China.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, puing logam yang menyerupai badan pesawat itu terdapat logo dan tulisan CNSA alias China National Space Administration.

CNSA sendiri merupakan badan antariksa nasional Republik Rakyat Tiongkok yang bertanggung jawab untuk program ruang angkasa.

Baca Juga: Temuan Puing Logam di Teluk Ranggau Diduga Milik Roket China yang Meledak

Hendra menambahkan, hasil penelusuran pemberitaan di media massa menunjukkan pada 10 April 2020 lalu roket China dikabarkan gagal mengorbitkan Satelit Palapa N1.

"Diperkirakan bahwa serpihan benda yang menyerupai badan pesawat tersebut merupakan bagian dari badan roket milik China yang meledak di angkasa dan jatuh di perairan Laut Jawa dan terbawa ombak terdampar di Teluk Ranggau, Desa Sei Cabang Kec. Kumai, Kab. Kobar," kata Hendra kepada wartawan, Rabu (6/1/2021).

Meski begitu, Hendar mengakui pihaknya masih menunggu kedatangan tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan asal muasal puing logam tersebut. Rencananya, tim KNKT akan tiba dan melakukan pemeriksaan pada Rabu (6/1/2021) hari ini.

"Saat ini serpihan material dan beberapa temuan di TKP diamankan di Pos AL Kumai menunggu kedatangan team KNKT," katanya.

Sebelumnya, sebuah video penemuan puing logam viral di media sosial lantaran diduga merupakan milik badan pesawat Air Asia QZ-8501 yang jatuh pada 28 Desember 2014 silam. Puing tersebut kali pertama ditemukan oleh seorang nelayan di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Baca Juga: Serpihan Bangkai Pesawat di Perairan Kumai, Apakah Milik Air Asia?

Akun Instagram @jurnalisjunior mengunggah video yang menunjukkan sebuah lempengan besar mirip bagian badan pesawat sedang dikerubungi warga.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait