Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Positif Corona, 18 Santri di Bintan Isolasi Mandiri di Pesantren

Pebriansyah Ariefana Rabu, 23 September 2020 | 09:59 WIB

Positif Corona, 18 Santri di Bintan Isolasi Mandiri di Pesantren
Seorang jurnalis menjalani rapid test di gedung daerah Tanjungpinang, Kepri, Kamis (17/9/2020). (Antara/Ogen)

Keduanya diduga tertular virus tersebut dari santri lainnya yang terlebih dahulu tertular.

SuaraBatam.id - Sebanyak 18 santri dan santriwati isolasi diri di Pondok Pesantren Bintan. Mereka berasal dari Klaster Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Toapaya.

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 2 orang lagi pada Senin (21/9/2020) kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni, mengatakan tambahan dua pasien positif covid-19 itu adalah seorang santri perempuan dan laki-laki.

Keduanya diduga tertular virus tersebut dari santri lainnya yang terlebih dahulu tertular.

Rapid test (antara)
Rapid test (antara)

"Ada tambahan 2 orang mereka santri juga di Ponpes Darus Ilmi yang berada di Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya," ujar Gama, Selasa (22/9/2020).

Dua santri yang positif Covid-19 itu adalah Lpa berusia 12 tahun. Perempuan ini mengalami sakit dengan gejala batuk pada 14 September 2020.

Lalu diperiksa kesehatannya pada keesokan harinya ke Puskesmas Toapaya.

Gadis ini juga menjalani pengambilan swab tenggorokan dan hidung sebanyak 2 kali yaitu pada 15-16 September 2020.

Sedangkan Ang berusia 14 tahun mengalami sakit dengan gejala lemah dan ansomia di hari yang sama.

Seluruh pegawai Pemkot Tangsel menjalani rapid test di Kantor Pemkot Tangsel, Selasa (15/9/2020). [Suara.com/Wivy Hikmatullah]
Seluruh pegawai Pemkot Tangsel menjalani rapid test di Kantor Pemkot Tangsel, Selasa (15/9/2020). [Suara.com/Wivy Hikmatullah]

Ia diperiksa ke Puskesmas Kawal dan menjalani pengambilan swab tenggorokan dan hidung sebanyak 2 kali pada hari yang sama juga.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait