Eko Faizin
Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi penangkapan. [Antara]
Baca 10 detik
  • Bentrokan berdarah akibat konflik lahan di Pulau Setokok, Batam, menewaskan dua orang pada Senin, 14 September 2026.
  • Korban bernama Edi dan Heri meninggal dunia akibat luka tembakan pada bagian dada saat kerusuhan tersebut berlangsung.
  • Polisi menangkap pria berinisial Linggis yang diduga membawa senjata untuk diperiksa keterlibatannya dalam penembakan.

SuaraBatam.id - Bentrokan berdarah dipicu konflik lahan menewaskan dua orang di Jalan Trans Barelang, Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam pada Senin (14/9/2026).

Polisi menangkap seorang pria yang dikenal dengan panggilan Linggis yang diduga sebagai pelaku penembakan dalam kerusuhan tersebut.

Sebelum bentrokan pecah, Linggis disebut terlihat berada di lokasi dengan menenteng senjata yang menyerupai senapan angin.

Senjata sejenis juga terlihat dibawa sejumlah orang saat berada di kawasan tersebut. Linggis kemudian diamankan polisi.

Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin sebelumnya membenarkan adanya korban jiwa. Menurutnya, dugaan awal bentrokan berkaitan dengan persoalan lahan.

"Kejadian itu sedang kami dalami, masyarakat percayakan kepada polisi untuk mengungkap kasus ini lebih dalam," katanya kepada Batamnews--jaringan Suara.com.

Penyidik kini mendalami dugaan keterlibatannya dalam penembakan terhadap korban.

Dua orang yang meninggal dalam bentrokan tersebut diketahui bernama Edi dan Heri.

Korban Edi mengalami luka yang diduga akibat tembakan pada bagian ulu hati, sedangkan Heri mengalami luka serupa pada dada sebelah kiri.

Dugaan sementara mengarah bahwa kedua korban terkena tembakan saat bentrokan berlangsung.

Namun, polisi masih harus memastikan siapa yang melepaskan tembakan, senjata yang digunakan, serta apakah Linggis merupakan orang yang menyebabkan luka fatal pada kedua korban.

Karena itu, keterlibatan Linggis dalam kematian Edi dan Heri belum dapat disimpulkan sebelum hasil penyidikan dan pemeriksaan barang bukti diperoleh.

Pernah Mengaku Tukang Tambal Ban

Sosok Linggis sendiri diketahui pernah mengaku bekerja sebagai tukang tambal ban.

Kini, pria tersebut harus berhadapan dengan penyidik setelah namanya dikaitkan dengan peristiwa berdarah di Setokok.

Load More