- Manager hiburan malam Hanghot jadi tersangka pengeroyokan polisi di Tanjungpinang.
- Wajah anggota Polsek Bukit Bestari babak belur dengan tubuh mengalami luka-luka.
- Oknum polisi yang mengalami penganiayaan juga menjalani proses pemeriksaan internal.
SuaraBatam.id - Polres Tanjungpinang resmi menetapkan manajer tempat hiburan malam (THM) Hanghot, Hengky, sebagai tersangka pengeroyokan terhadap anggota polisi Polsek Bukit Bestari.
Berdasarkan rekaman CCTV, tersangka terbukti melakukan penganiayaan bersama karyawannya terhadap anggota polisi berinisial G.
"Ia ditahan karena melakukan penganiayaan dan pengeroyokan anggota polisi sesuai rekaman yang diterima. Dalam video tersebut korban dipukul hingga diterjang oleh manajer Hengky dan karyawan Hanghot," ungkap seorang anggota polisi yang enggan disebut namanya.
Hengky dijebloskan ke sel tahanan Mako Polres Tanjungpinang pada Sabtu (30/5/2026).
Akibat pengeroyokan itu, wajah anggota Polsek Bukit Bestari tersebut babak belur dan tubuhnya mengalami luka-luka.
"Sudah naik tahap sidik. Tersangka tadi telah dilakukan penahanan," kata Kasi Humas Polres Tanjungpinang Iptu Pepen Okta dikutip dari Batamnews--jaringan Suara.com.
Pepen menegaskan bahwa polisi tidak tebang pilih dalam penegakan hukum.
"Bukti permulaan cukup, keterangan saksi-saksi menyimpulkan telah terjadinya perbuatan pidana yang dilakukan manajer Hengky," tambahnya.
Dalam kasus yang sama, Polresta Tanjungpinang juga memeriksa anggota polisi berinisial G yang menjadi korban pemukulan. Oknum polisi tersebut tengah menjalani proses pemeriksaan internal.
"Iya, sedang diproses. Jika terbukti akan dikenakan sanksi sesuai aturan internal kepolisian," pungkas Pepen.
Diketahui, anggota Polsek Bukit Bestari tersebut berkunjung ke THM Hanghot hanya untuk menikmati hiburan malam sambil minum 5 gelas.
Korban disebut telah membayar dan tidak melakukan keonaran di tempat kejadian perkara. THM Hanghot diketahui dikelola oleh anak dari Ketua FKDM Kota Kesbangpol Tanjungpinang.
Lebih jauh, terungkap kasus lain di lokasi yang sama. Keluarga korban remaja di bawah umur melaporkan bahwa anak mereka juga menjadi korban pengeroyokan oleh dua oknum TNI bersama karyawan Hanghot.
Remaja diduga jadi korban penganiayaan oknum TNI
Kejadian penganiayaan polisi itu diduga terjadi bersamaan dengan pengeroyokan remaja di lokasi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!
-
Mantri BRI Dewi Natalia, Dedikasi 15 Tahun Dampingi 380 Debitur Mikro
-
Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional
-
UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara