Untuk mengatasi masalah ini, Pemkot Batam telah menambah satu unit bulldozer dan 14 unit arm roll.
Selain itu, pemerintah juga berencana menambah satu unit bulldozer, dua unit mobil penyapu jalan, dan 24 bin kontainer di masa depan.
Penegakan hukum bagi para pelaku pembuang sampah sembarangan akan didasarkan pada Peraturan Daerah (Perda) Batam Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah, yang mengatur pemberian sanksi berupa denda hingga Rp2,5 juta bagi pelanggar.
Amsakar menekankan bahwa masalah sampah adalah tanggung jawab bersama yang juga menjadi perhatian serius dari Presiden Prabowo.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Butuh dukungan masyarakat agar Batam tetap bersih dan nyaman,” ujarnya menutup pembicaraan.
Dengan sayembara ini, diharapkan masyarakat Batam dapat lebih proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan kota yang lebih bersih dan nyaman untuk ditinggali.
Masalah Sampah Disorot Prabowo
Diberitakan sebelumnya, Amsakar Achmad, mengambil langkah cepat dan tegas dalam menangani masalah sampah di Batam setelah mendapat sorotan dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Amsakar membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) khusus yang bertugas mengelola kebersihan dengan sistem yang lebih terorganisir.
Baca Juga: Batam Dihantam Puting Beliung: BMKG Beri Peringatan Dini
Pengumuman pembentukan Satgas ini disampaikan oleh Amsakar saat memimpin apel gabungan Dinas Kebersihan dan Satpol PP di Kantor Pemerintah Kota Batam, pada Sabtu, 15 Maret 2025.
Menurutnya, ada tiga penyebab utama yang menjadi akar permasalahan sampah di Batam, yaitu pengelolaan yang belum optimal, perilaku masyarakat yang belum memiliki kesadaran penuh terhadap kebersihan, serta kurangnya fasilitas pendukung.
"Masalah ini perlu diatasi dari berbagai sisi, baik dari peningkatan pengelolaan, edukasi kepada masyarakat, hingga penyediaan fasilitas yang memadai," ujar Amsakar kepada wartawan.
Sebagai langkah nyata, Pemko Batam di bawah kepemimpinan Amsakar-Li Claudia telah menambah 14 unit arm roll dan satu bulldozer untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah yang ada.
Dengan tambahan sarana ini, Amsakar optimis pelayanan kebersihan di Batam akan menjadi lebih baik.
"Saya berharap dengan penambahan sarana ini, pelayanan kebersihan bisa lebih baik dan terorganisir," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar