SuaraBatam.id - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyambut optimis dibukanya penerbangan internasional komersial antara Incheon, Korea Selatan, dan Bandara Hang Nadim, Batam. Penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai Jeju Air ini diyakini akan membuka peluang baru bagi sektor ekonomi dan investasi di kota Batam.
Plh Kepala BP Batam, Purwiyanto, menjelaskan bahwa kehadiran penerbangan reguler ini tidak hanya akan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), tetapi juga menciptakan konektivitas yang berpotensi mendatangkan investasi baru.
"Kehadiran penerbangan internasional ini selain dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan terhadap kunjungan wisman, konektivitas dua negara juga membuka peluang investasi baru di kota Batam," ujar Purwiyanto dalam keterangan pers, Jumat (13/10/2024), dikutip dari Antara.
Penerbangan ini dioperasikan oleh Jeju Air dengan pesawat Boeing 737-800, dan bekerja sama dengan Lion Air Group melalui perjanjian codeshare. Tiket penerbangan dapat dibeli melalui sistem Lion Air, memberikan kemudahan bagi wisatawan dan investor yang ingin mengunjungi Batam.
Rute Incheon-Batam dijadwalkan terbang tiga kali seminggu pada hari Rabu, Kamis, dan Minggu, dengan rute sebaliknya beroperasi setiap Kamis, Jumat, dan Senin. Mulai 27 Oktober mendatang, penerbangan ini akan ditingkatkan menjadi empat kali seminggu.
Direktur PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah, menambahkan bahwa penerbangan langsung ini merupakan hasil kerjasama BP Batam dengan PT BIB, konsorsium yang melibatkan Incheon International Airport Corporation, PT Angkasa Pura I, dan WIKA.
Pikri menyatakan bahwa penerbangan langsung ini akan menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat sektor pariwisata dan memajukan perekonomian Batam.
"Dengan adanya penerbangan ini, diharapkan sektor pariwisata dan investasi di Batam semakin berkembang. Konektivitas yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor," ujarnya.
Penerbangan langsung Incheon-Batam ini menjadi salah satu inisiatif strategis untuk meningkatkan daya saing Batam di kancah internasional.
Baca Juga: Liburan ke Kepri Makin Mudah! Pemegang PR Singapura Tak Perlu Visa Lagi
Berita Terkait
-
Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan
-
Fakta Mengejutkan! Tteokbokki Ternyata Dulunya Makanan Mewah Kaum Bangsawan
-
Cerai Berujung Bayar Rp28 Triliun, Bos Game Korea Serahkan 35 Persen Saham ke Mantan Istri
-
20th Century Girl: Cinta Pertama yang Tidak Selalui Berakhir Bahagia
-
Ulasan My Bias, My Boss: Romcom yang Bikin Baper Tanpa Terasa Berlebihan
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan