SuaraBatam.id - Harga tiket feri rute Batam-Singapura resmi diturunkan sebesar Rp30.000. Penurunan ini mulai berlaku pada Selasa, 24 Juli, setelah disepakati dalam rapat bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.
Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Riau, Junaidi, menjelaskan bahwa harga tiket feri kini berada di kisaran Rp730.000, dari sebelumnya Rp760.000.
"Penurunan ini berlaku untuk semua kelas tiket, meskipun harga tiket tetap bervariasi tergantung kelas yang dipilih oleh konsumen," ungkapnya pada Rabu (24/7), dilansir dari Antara.
Junaidi menambahkan bahwa sebelum pandemi Covid-19, harga tiket one-way untuk rute Batam-Singapura berkisar antara Rp250.000 hingga Rp350.000. Namun, pasca pandemi, tarif tersebut melonjak hingga Rp500.000 sampai Rp550.000, atau mengalami kenaikan hampir 100 persen.
Rute lain seperti Batam-Johor juga mengalami kenaikan serupa, dari Rp200.000 menjadi Rp300.000. Menurut Junaidi, rapat tersebut diadakan untuk mencari solusi agar tarif yang lebih terjangkau dapat mendorong lebih banyak kunjungan wisatawan.
"Sebagai kawasan perdagangan bebas, Batam harus memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kunjungan dari Singapura dan Johor. Penurunan harga tiket ini kami harapkan bisa memulihkan arus wisatawan dan menggerakkan ekonomi daerah," ujarnya.
Selain penurunan harga tiket, Junaidi juga menyoroti pentingnya penjadwalan kapal feri yang lebih efektif. "Kami mendapat masukan dari operator kapal feri terkait jadwal pemberangkatan yang lebih efisien untuk menarik wisatawan," tambahnya.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan arus wisatawan dapat kembali normal, pelayanan transportasi semakin baik, dan perekonomian di Kepulauan Riau, khususnya Batam, bisa bangkit kembali.
Baca Juga: Sabu 1 Kg Melayang, 9 Eks Polisi di Batam Lawan Penetapan Tersangka!
Berita Terkait
-
Listrik Batam dan Sekitarnya Blackout, Gara-gara Proyek Data Center?
-
Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang
-
Pemerintah Tawarkan 25 Hektare Lahan Pertanian ke Warga Rempang
-
Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir
-
Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
PLN Batam Diapresiasi atas Respons Cepat, BP Batam Turun Langsung Dampingi Dunia Usaha
-
Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara
-
Batam Blackout: Penyebab Diduga Hewan Liar Masuk Gardu, PLN Siapkan Kompensasi
-
Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam
-
Batam Blackout, Baru Sejumlah Wilayah Menyala Setelah 14 Jam Tanpa Listrik