SuaraBatam.id - Ketegangan antara pengemudi taksi online dan taksi konvensional kembali terjadi di Bandara Hang Nadim Batam, pada Rabu, 3 Juli 2024. Aksi itu memicu protes di bundaran Rajawali karena perselisihan terkait kesepakatan penjemputan penumpang di area bandara.
Para pengemudi taksi online merasa dirugikan dengan pembagian area penjemputan dan aturan operasional yang tidak adil di bandara. Hal ini mendorong mereka untuk menggelar aksi protes guna menyuarakan tuntutan mereka.
Pihak kepolisian bersama stakeholder terkait bergerak cepat untuk meredakan ketegangan. Sebuah mediasi diadakan dengan dihadiri perwakilan dari berbagai pihak, termasuk manajemen bandara, perusahaan taksi, aliansi taksi online, dan aparat keamanan.
Kapolsek Bandara Hang Nadim Batam, Iptu Davinsi Josie Sidabutar, menekankan pentingnya mediasi sebagai solusi damai untuk menyelesaikan masalah dan menjaga kondusivitas di bandara.
Dia mengimbau semua pihak untuk mematuhi peraturan yang telah disepakati, seperti prosedur parkir, komunikasi antara penjemput dan penumpang, serta lokasi penjemputan yang telah ditentukan.
"Kami berharap ke depannya, jika ada permasalahan, bisa langsung diadukan kepada pihak kepolisian agar dapat segera diselesaikan," ujarnya batamnews, 4 Juli 2024.
Mediasi yang berlangsung selama kurang lebih lima jam ini menghasilkan kesepakatan bersama dan para peserta aksi protes membubarkan diri dengan tertib. Tidak ada kerusakan yang dilaporkan selama berlangsungnya aksi maupun proses mediasi.
Berita Terkait
-
Viral Raffi Ahmad Datangi Orozon di Batam, Siapa Pemilik Usahanya?
-
BRI Kartu Kredit Tawarkan Promo Spesial MyBluebird, Mobilitas Jadi Lebih Hemat
-
Bukan Lagi Fiksi Ilmiah, Taksi Tanpa Sopir Asal China Kini Siap Kuasai Jalanan
-
Trik Menabung Era Inflasi: Gaya Micro-Saving ala Anak Rantau Batam
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Menembus Wilayah Kepulauan, Mantri Perempuan BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Tengah
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon