SuaraBatam.id - Seorang pria mengalami kejutan tak menyenangkan saat menemukan jepitan jemuran plastik dalam sup ikan yang dipesannya di pujasera Jurong Point, Singapura.
Pelanggan, yang hanya ingin dikenal sebagai CT Zu, membagikan pengalaman tersebut di grup Facebook Complaint Singapore pada Kamis, 27 Juni.
"Saya menemukan klip ini di dalam sup ikan tom yum saya, yang dibeli dari Cantine di Jurong Point," tulisnya dalam unggahan yang disertai foto sup dengan jepitan plastik besar berwarna merah muda, dikutip dair Asiaone, 28 Juni 2024,
Jepitan tersebut biasanya digunakan untuk menempelkan slip pesanan pada wadah makanan dan seharusnya dilepas sebelum dikemas.
Berbicara kepada AsiaOne, Zu, seorang asisten klinik berusia 46 tahun, menjelaskan bahwa ia memesan tiga porsi sup ikan dari food court yang dioperasikan oleh Kopitiam pada Rabu malam melalui Grab. Namun, saat membuka salah satu porsi sup, ia terkejut menemukan jepitan plastik tersebut.
"Saya merasa gelisah, jijik, dan kesal. Orang yang marah adalah orang yang lapar," kata Zu. "Untungnya, saya memesan makanan lain juga."
Dari gambar struk pesanan yang dilihat oleh AsiaOne, satu mangkuk sup ikan tom yum berharga $7,50 dan total pesanannya mencapai $28,10.
Meskipun pesanannya telah dikembalikan oleh Grab setelah ia menghubungi layanan pelanggan, Zu memutuskan untuk tidak lagi menggunakan layanan tersebut.
Meskipun tidak berniat memperpanjang masalah ini, Zu berharap pihak berwenang terkait dapat memberikan edukasi kepada para penjual makanan mengenai pentingnya keamanan makanan di masa depan.
Baca Juga: Singapura Peringkat 3 Negara dengan Pekerja Rentan Stres di Asia Tenggara, Kok Bisa?
Berita Terkait
-
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
-
Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik
-
Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
-
2 Warga Singapura Hilang Jadi Korban Banjir Bandang Nepal Bersama Rombongan Pendaki
-
Indonesia, Malaysia, dan Singapura Komitmen Selat Malaka Tetap Gratis dan Bebas Pelayaran Dunia
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis