SuaraBatam.id - Batam, Kepulauan Riau perpaduan sempurna antara keindahan alam, wisata budaya yang kaya, dan kemudahan akses yang modern. Bagi para pecinta pantai, Batam siap menyambut Anda di berbagai pantai indah, seperti Pantai Nongsa, Pantai Batu Besar, dan Pantai Melayu.
Namun, ada beberapa tempat rekomendasi wajib yang sebaiknya perlu Anda kunjungi sebagai bukti bahwa sudah pernah ke Batam. Tempat apa sajakah itu?
1. Jembatan Barelang
Adalah tempat yang wajib disinggahi di Batam. Jembatan Barelang, singkatan dari Batam, Rempang, dan Galang, merupakan sebuah rangkaian enam jembatan yang menghubungkan pulau-pulau di Batam, Kepulauan Riau, Indonesia.
Jembatan ini menjadi ikon wisata sekaligus infrastruktur penting yang memperlancar akses dan mendorong perekonomian di kawasan tersebut. Jadi ketika berkunjung ke sini banyak wisatawan yang memanfaatkan waktu dengan berfoto-foto.
Pulau Belakangpadang, yang terletak di Kepulauan Riau, Indonesia, merupakan salah satu kecamatan di Kota Batam. Pulau ini terkenal dengan keindahan alamnya yang masih alami, budaya Melayu yang kental, dan keramahan penduduknya.
Pulau Belakangpadang memiliki sejarah panjang sebagai jalur perdagangan maritim yang penting dan kini menjadi daerah tujuan wisata di Batam.
Pada masa lampau, pulau ini menjadi tempat persinggahan para pedagang dari berbagai penjuru dunia. Hal ini turut memengaruhi budaya Melayu yang berkembang di Pulau Belakangpadang, dengan ragam tradisi dan kuliner yang khas.
Baca Juga: Kabur Saat Sidang Vonis! Kapten Kapal MT Arman 114 Diduga Lari dari Batam
Di sini kamu dapat menemukan kuliner khas belakangpadang seperti teh tarik dan nasi lemak. Belakangpadang juga menjadi spot tempat penyelenggaraan event seperti lomba perahu di Batam.
3. Masjid Cheng Ho
Masjid Cheng Hoo Batam, juga dikenal sebagai Masjid Muhammad Cheng Ho, adalah sebuah masjid dengan arsitektur Tionghoa yang terletak di kawasan Golden City, Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau. Masjid ini diresmikan pada tanggal 21 Februari 2015 dan menjadi salah satu ikon wisata religi di Batam.
Masjid Cheng Hoo dibangun atas prakarsa seorang pengusaha Tionghoa Batam bernama Abi. Beliau terinspirasi oleh kisah perjalanan Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah Muslim Tionghoa yang pernah singgah di Kepulauan Riau pada abad ke-15.
Arsitektur masjid ini menggabungkan unsur budaya Tionghoa, Islam, dan Melayu. Hal ini terlihat dari bentuk atap masjid yang menyerupai kelenteng, penggunaan kaligrafi Arab dan ornamen Tionghoa, serta warna merah yang mendominasi bangunan. Masjid ini terdiri dari dua lantai, dengan lantai pertama sebagai ruang salat utama dan lantai kedua sebagai ruang serbaguna.
Berita Terkait
-
Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu
-
Review Ciao Kedai Dimsum Batam: Tempat Healing dan Spot Nulis Paling Tenang
-
Nugas Nyaman Tanpa Bikin Kantong Jebol di Tjap Nyonya 2, Ada Dimsum Murah & Teh Refill!
-
Nvidia Siapkan Rp80,5 Triliun Beli Lahan di Batam, Buru Bisnis Data Center AI
-
Hanung Bramantyo Bicara Pedas Insiden GKPI Rajeg: Saya dan Istri Dianggap Kafir Gara-gara Protes Toa
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen