SuaraBatam.id - Di balik gemerlapnya, Batam menyimpan kekayaan kuliner yang menggoda selera. Salah satu yang menarik untuk ditelusuri adalah ragam minuman khasnya yang unik dan menyegarkan.
Membuka lembaran kuliner Batam, kita akan disambut dengan berbagai sebutan minuman yang tak biasa. Dari Teh Obeng yang menyegarkan hingga Bir Pletok yang menghangatkan, setiap minuman memiliki cerita dan cita rasa istimewanya sendiri.
Bagi para penjelajah rasa, berikut beberapa sebutan minuman khas Batam yang wajib kamu ketahui:
1. Teh Obeng
Teh Obeng, bukan berarti teh yang dicampur dengan obeng sungguhan. Sebutan unik ini merujuk pada es teh manis yang menjadi minuman favorit di Batam.
Konon, namanya berasal dari bahasa Hokkien "Teh O Peng" yang berarti "Teh Es Dingin".
Perpaduan teh yang kental dengan es batu menjadi kunci kesegaran Teh Obeng. Rasanya yang manis dan segar cocok dinikmati di tengah cuaca panas dan lembabnya Batam.
Menariknya, Teh Obeng memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan es teh biasa. Daun teh yang digunakan umumnya lebih tua dan berwarna lebih gelap, menghasilkan rasa teh yang lebih pekat dan aromatik.
Selain itu, gula yang digunakan untuk pemanis biasanya lebih banyak, sehingga menghasilkan rasa manis yang lebih kuat.
Baca Juga: Masjid Agung Batam 90 Persen Rampung, Peresmian Agustus Dihadiri Penceramah Kondang!
2. Teh O
Teh O, sebutan sederhana yang menyimpan makna mendalam dalam budaya minum teh masyarakat Batam. Teh O, yang berarti teh hitam tanpa gula dalam bahasa Hokkien, merupakan minuman favorit banyak orang di Batam.
Kesederhanaan menjadi daya tarik utama Teh O. Diseduh dari daun teh hitam berkualitas, Teh O menawarkan rasa teh yang alami tanpa sentuhan pemanis buatan. Warna coklat keemasan yang pekat dan aroma teh yang harum menjadi ciri khas Teh O.
Bagi pecinta teh pahit, Teh O adalah surga. Rasanya yang sepat dan sedikit pahit memberikan sensasi segar dan menyegarkan di tenggorokan. Teh O juga dipercaya memiliki manfaat kesehatan, seperti membantu melancarkan pencernaan dan meningkatkan metabolisme tubuh.
Menikmati Teh O di Batam tak hanya tentang rasa, tetapi juga tentang budaya. Di kedai-kedai kopi dan warung kaki lima, Teh O sering disajikan dalam gelas kecil dan diminum panas. Teh O menjadi teman setia untuk menemani obrolan santai bersama keluarga dan teman, atau untuk menghangatkan tubuh di tengah cuaca dingin.
3. Kopi O
Kopi O, sapaan akrab bagi kopi hitam di Batam, diseduh dengan biji kopi robusta pilihan, Kopi O menghadirkan rasa kuat, pekat, dan sedikit pahit yang khas.
Sejarah Kopi O di Batam terbilang panjang. Konon, Kopi O sudah menjadi minuman favorit masyarakat lokal sejak zaman dahulu. Kesederhanaan penyajiannya dan rasa kopi yang autentik menjadi daya tarik utama Kopi O.
Menikmati Kopi O di Batam tak hanya tentang rasa, tetapi juga tentang budaya. Di kedai-kedai kopi tradisional, Kopi O sering disajikan dalam cangkir kecil dan diminum panas.
Kopi O menjadi teman setia untuk menemani obrolan santai bersama keluarga dan teman, atau untuk meningkatkan fokus saat bekerja.
Keunikan Kopi O di Batam terletak pada cara pembuatannya. Biji kopi robusta yang digunakan umumnya disangrai terlebih dahulu dengan gula dan mentega sebelum ditumbuk. Proses ini menghasilkan aroma kopi yang khas dan rasa yang lebih kaya.
4. Teh Tarik
Teh tarik, minuman teh yang dicampur dengan susu ini tak asing lagi di berbagai daerah, termasuk Batam. Teh tarik dipercaya berasal dari India, dibawa oleh para pedagang India yang datang ke Malaysia dan Singapura.
Di Batam, teh tarik mulai populer pada era 1960-an dan menjadi minuman favorit masyarakat lokal hingga saat ini. Teh tarik di Batam memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan teh tarik di daerah lain. Ciri khas utama terletak pada cara pembuatannya yang unik.
Teh dan susu dituangkan berulang kali antara dua cangkir dari ketinggian, menghasilkan busa yang creamy dan tekstur yang lembut.
Teh tarik di Batam umumnya menggunakan teh hitam dan susu kental manis. Gula ditambahkan sesuai selera untuk menghasilkan rasa manis yang pas. Teh tarik juga sering dipadukan dengan bubuk coklat atau rempah-rempah untuk menambah cita rasa.
Berita Terkait
-
Ini Dia Drive Thru Kafe Jus Buah Pertama di Indonesia yang Bikin Sehat Makin Praktis
-
Lelah dan Stres Akibat Jadwal Padat? Ini Rahasia Generasi Muda Tetap 'Cool' Seharian!
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi