SuaraBatam.id - Anggota KPU Kepri, Ferry Muliadi Manalu, anggota KPU Kepri menyebut baru tiga orang yang melaporkan harta kekayaan mereka dari 45 anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang terpilih dalam Pemilu 2024
Menurutnya dua dari tiga anggota tersebut berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN) di daerah pemilihan Kota Batam dan Kabupaten Natuna/Anambas, sedangkan satu lagi dari Partai Demokrat di dapil Batam.
Menurut Ferry, sesuai peraturan yang berlaku, anggota DPRD terpilih wajib menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) paling lambat 21 hari sebelum pelantikan yang diperkirakan akan berlangsung pada awal September 2024.
Jika mereka tidak memenuhi tenggat waktu ini, mereka tidak akan diusulkan untuk dilantik sebagai anggota DPRD.
"Bagi yang tidak menyerahkan LHKPN 21 hari sebelum pelantikan, maka sanksinya tak akan diusulkan untuk dilantik sebagai anggota DPRD terpilih," ujar Ferry dilansir dari Antara, 17 Juni 2024.
Ferry mengimbau para caleg terpilih untuk segera menyerahkan LHKPN, mengingat mereka masih memiliki waktu sekitar dua bulan sebelum pelantikan. Dia juga menekankan bahwa setiap laporan harus disertai bukti tanda terima dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tanpa bukti tersebut, KPU akan menolak laporan yang diajukan.
KPU Kepri telah meminta semua partai politik untuk mengingatkan anggota terpilih mereka agar menyerahkan LHKPN paling lambat akhir Agustus 2024. Ferry memastikan bahwa KPU Kepri akan bersikap transparan mengenai informasi penyerahan LHKPN dan akan mengevaluasi serta menyampaikan perkembangan tersebut kepada publik secara berkala.
Berita Terkait
-
Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee
-
KPK Bakal Kuliti LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah Buntut Rumah Mewah di Sentul
-
Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!
-
Viral Raffi Ahmad Datangi Orozon di Batam, Siapa Pemilik Usahanya?
-
Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Menembus Wilayah Kepulauan, Mantri Perempuan BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Tengah
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon