SuaraBatam.id - Bagaimana memaknai Ibadah Kurban dalam Hari Raya Idul Adha 1445 h/2024? Hari Raya Idul Adha Hari raya Islam, yang disebut juga “Id”, memiliki makna mendalam di mana Allah SWT memperlihatkan kebaikan dan kemurahan-Nya secara berulang setiap tahun, membawa kegembiraan dan kepuasan bagi seluruh makhluk-Nya.
Melansir situs muhammadiyah, kata “Id”, yang sering diterjemahkan sebagai ‘hari raya’ dalam bahasa Indonesia, berasal dari kata al-mausim (musim), menandakan peristiwa yang berulang setiap tahun. Ketika mendengar kata “kurban”, kita langsung teringat pada praktik ibadah yang penting dalam agama Islam.
Kata “kurban” sendiri berasal dari bahasa Arab “qurban”, yang memiliki akar kata “qaruba-yaqrubu-qurbanan” yang berarti hampir, dekat, atau mendekati. Dalam bahasa Arab, kata “qurban” juga dikenal sebagai “udliyyah”, bentuk jamak dari “dlahiyah” yang berarti binatang sembelihan, atau sering disebut sebagai “nahr”.
Makna Mendalam dari Ibadah Kurban
Berkurban pada Hari Raya Idul Adha dan hari tasyriq memiliki makna yang sangat dalam bagi umat Muslim. Salah satu makna utamanya adalah sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan.
Momen ini mengingatkan umat Muslim untuk selalu bersyukur atas karunia yang diberikan Allah, sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan-Nya. Lebih dari sekadar ritual, ibadah kurban mengajarkan kita tentang nilai ketaatan dan keteguhan hati.
Kisah keluarga Nabi Ibrahim AS menjadi teladan yang menginspirasi, di mana kesabaran dan ketaatan Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail AS, dalam menjalankan perintah Allah menunjukkan pengorbanan yang luar biasa. Mereka mengutamakan ketaatan kepada Allah di atas segalanya, bahkan melebihi cinta kepada diri sendiri dan keluarga.
Selain aspek spiritual, ibadah kurban juga mengandung hikmah sosial yang sangat penting. Dengan berkurban, kita diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada orang-orang yang kurang beruntung.
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran, “Beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur” (QS. Al-Hajj: 36).
Baca Juga: Ini Tiga Lokasi Salat Idul Adha 1445 H/2024 di Batam
Berbagi daging kurban kepada yang membutuhkan merupakan bentuk nyata dari solidaritas dan keadilan sosial.
Berita Terkait
-
Raih Capaian Gemilang, Pengunjung Vasaka Hotel Naik Signifikan Saat Libur Panjang Idul Adha
-
Dampak PHK: Jumlah Orang Berkurban Idul Adha 2025 Anjlok!
-
Sebar Qurban 2025: Menjangkau 202 Ribu Penerima di 130 Kota dan 9 Negara
-
Bikin Kompetisi Padel dan Diikuti Belasan Artis, Marshel Widianto Siapkan Hadiah Kambing
-
Masih Bingung Cara Masak Daging Kambing? Ini 5 Bahan Penghilang Bau Prengus, Dijamin Efektif
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar