SuaraBatam.id - Rencana pencalonan Ansar Ahmad dan Muhammad Rudi sebagai pasangan calon dalam Pilgub Kepri 2024 menarik perhatian berbagai pihak. Politisi PKS, Iskandarsyah, menegaskan bahwa Muhammad Rudi telah bulat memutuskan untuk maju sebagai calon Gubernur Kepri.
Iskandarsyah menyatakan bahwa isu tersebut hanyalah berita yang bertujuan mengganggu stabilitas politik kedua kubu.
"Pemerintah Pusat harus tahu bahwa demi kemajuan Kepri, Haji Muhammad Rudi harus menjadi Gubernur Kepri, bukan wakil dari Ansar Ahmad. Jadi, isu itu hanya hoaks," tegas Iskandarsyah dilansir dari Batamnews pada Jumat, 14 Juni 2024.
Ia menambahkan bahwa saat ini Rudi hanya menunggu tahap pendaftaran dibuka oleh KPU Provinsi Kepri.
"Tidak ada wacana tentang Rudi menjadi wakil gubernur," ujarnya.
Politisi PKS yang juga merupakan calon kuat Bupati Karimun ini menekankan bahwa Muhammad Rudi memiliki banyak prestasi dibandingkan Ansar.
Misalnya, Rudi berhasil membangun infrastruktur dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam, yang mencapai 7,04 persen, jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,05 persen dan Kepulauan Riau yang 5,20 persen.
"Sebagai Kepala BP Batam, Rudi memiliki pengalaman dan hubungan yang kuat dengan pusat untuk menarik investasi," jelasnya.
Di sisi lain, tokoh masyarakat Tanjungpinang sekaligus mantan Sekda Kabupaten Bintan, Azirwan, menganggap isu Rudi sebagai wakil Ansar menunjukkan kegelisahan Ansar.
"Ansar sedang gamang atau galau," katanya.
Baca Juga: Pilkada Kepri 2024: PKS Masih Galau, Siapa yang Akan Dipinang?
Secara terpisah, pengajar di Universitas Maritim Raja Ali Haji, Robby Patria, menilai isu tersebut tidak memiliki sumber yang jelas.
"Ya, tanggapi seperlunya saja. Saya yakin HMR akan maju sebagai gubernur dengan banyaknya kegiatan se-Kepri yang dia lakukan. Cukup istrinya saja yang menjadi wakil gubernur, Rudi tidak mungkin menjadi wakil Ansar," ujar Robby.
Berita Terkait
-
Rumah Diperbaiki, Anak Dicarikan Kerja: Wajah Baru Program Pengentasan Kemiskinan di Jateng
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
-
Korban Gempa NNT Butuh 30 Ton Beras, Tenda hingga Obat-obatan
-
Gempa NTT Tewaskan 14 Orang, Puluhan Rumah Rusak hingga Warga Butuh Makanan
-
Flores Utara Paling Parah Terdampak Gempa NTT
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam