SuaraBatam.id - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepulauan Riau (Kepri) 2024, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepri belum memutuskan dukungan politik mereka. Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kepri, Hanafi Ekra, menyatakan bahwa partai sedang evaluasi dan koordinasi intensif dengan berbagai elemen masyarakat serta calon potensial.
"Kami ingin memastikan bahwa keputusan yang diambil nanti benar-benar mencerminkan aspirasi dan kepentingan masyarakat Kepri," ujar Hanafi, dilansir dari Batamnews--jaringan suara.com, 16 Juni 2024.
PKS menekankan komitmen mereka untuk mendukung calon yang memiliki visi dan misi yang sejalan dengan prinsip-prinsip keadilan dan kesejahteraan yang dianut oleh partai. Hanafi menegaskan bahwa PKS mencari pemimpin yang tidak hanya mampu membawa perubahan positif tetapi juga memiliki integritas dan komitmen kuat terhadap pembangunan daerah.
"Kami mencari pemimpin yang tidak hanya mampu membawa perubahan positif, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen kuat terhadap pembangunan daerah," tambahnya.
Sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan, PKS membuka ruang dialog dan masukan dari seluruh lapisan masyarakat Kepri. Hanafi menjelaskan bahwa PKS ingin mendengar langsung aspirasi rakyat agar keputusan yang diambil benar-benar berbasis pada kebutuhan dan harapan masyarakat.
"Kami ingin mendengar langsung aspirasi rakyat, sehingga keputusan yang diambil benar-benar berbasis pada kebutuhan dan harapan masyarakat," jelas Hanafi Ekra.
Selama proses ini berlangsung, PKS Kepri mengajak semua pihak untuk menjaga situasi yang kondusif dan menghindari konflik kepentingan yang dapat merugikan masyarakat. Hanafi menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dan kerja sama demi masa depan Kepri yang lebih baik.
"Pilkada adalah momentum penting bagi masa depan daerah kita. Oleh karena itu, mari kita jaga semangat persatuan dan kerja sama demi Kepri yang lebih baik," tutup Hanafi.
Baca Juga: Pemilih Muda Kepri Bertambah 51 Ribu, Siap Ramaikan Pilkada 2024!
Berita Terkait
-
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru
-
PKS Jajaki Komunikasi dengan Partai Lain soal Polemik Ijazah Gibran
-
Respons Inisiatif PKS Soal Ijazah Gibran, Komarudin PDIP: Dulu Saya Bicara Malah Dibully
-
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Tegaskan Sikap Kritis, Konstruktif dan Solutif di Koalisi
-
PKS Soroti Polemik Ijazah Gibran: Pemimpin Harus Lahir dari Meritokrasi, Bukan Dispensasi!
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak