SuaraBatam.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayahnya.
Hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprediksi terjadi di beberapa pulau, termasuk Pulau Bunguran, Pulau Tiga, Pulau Midai, Pulau Laut, dan Pulau Subi.
BMKG memprediksi kondisi cuaca ekstrem ini akan berlangsung pada 9-11 Juni 2024. Hal ini disebabkan oleh belokan angin di sekitar Kepri yang memicu penumpukan udara dan pertumbuhan awan hujan yang signifikan.
Cuaca ekstrem ini berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti angin puting beliung, genangan air, banjir, dan longsor. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas dan selalu mencari informasi terbaru terkait cuaca di Natuna dari BMKG dan BPBD Natuna.
Masyarakat di sekitar Gunung Ranai, khususnya di daerah rawan longsor, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Longsor kecil telah terjadi di bagian atas gunung, dan hujan deras dapat memperparah situasinya. BPBD menghimbau masyarakat untuk segera mengambil tindakan jika melihat tanda-tanda bencana seperti longsor, banjir, dan angin puting beliung.
Imbauan untuk Kesiapsiagaan
BPBD menegaskan bahwa imbauan ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk mengingatkan dan membantu masyarakat dalam mengantisipasi bencana. Kesiapsiagaan dan kewaspadaan adalah kunci untuk meminimalisir dampak dari cuaca ekstrem dan bencana alam.
Berita Terkait
-
Sindrom Ring of Fire: Mengapa Gempa Jepang Bikin Kita Refleks Panik?
-
Jepang Diguncang Gempa Dahsyat M 6,8, Apakah Berdampak ke Indonesia? Ini Kata BMKG
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar