SuaraBatam.id - Sidak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam di Kampung Tembesi Tower terkait rencana pelebaran Jalan R. Soeprapto berujung panas, Senin, 14 Mei 2024.
Warga mempertanyakan perbedaan antara rencana pelebaran dengan garis sempadan jalan (ROW) yang seharusnya, serta buffer zone 10 meter yang baru mereka ketahui saat sidak berlangsung.
Suasana tegang mewarnai sidak yang dihadiri Satpol PP, Ditpam, Direktorat Pertanahan, dan Bina Marga.
Warga terlihat kesal dan memprotes penjelasan yang diberikan oleh petugas Direktorat Pertanahan terkait adanya buffer zone 10 meter.
Kekecewaan warga semakin bertambah karena mereka baru mengetahui informasi tersebut saat sidak, padahal mereka telah menghuni lahan tersebut selama 26 tahun.
Baca juga:
Puting Beliung Mengamuk di Karimun, Puluhan Rumah Rusak, Satu Orang Terluka
757 Kepri Jaya FC Memimpin Klasemen di Liga 3, Yakin Lolos ke Liga 2
Ketua DPRD Nuryanto yang memimpin sidak tersebut berusaha menenangkan situasi dan meminta pemerintah untuk memberikan kejelasan dan solusi atas permasalahan ini.
Nuryanto juga menyoroti perbedaan antara rencana pelebaran jalan dengan ROW yang seharusnya.
"Ada area yang ROW-nya 100 meter, namun badan jalan direncanakan hingga 120 meter. Ini menimbulkan pertanyaan warga dan mereka memerlukan penjelasan jelas dari pemerintah," ujarnya dilansir dari Batamnews--jaringan suara.com.
Situasi ini disebabkan miskomunikasi dan kurangnya transparansi dari pihak pemerintah terkait rencana pelebaran jalan R. Soeprapto.
"Di hulu 100, di hilir 100, di tengah-tengah malah kelebihan, nah ini bagaimana, ini yang perlu dijelaskan pemerintah ataupun BP Batam," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kenaikan Tarif Parkir di Batam Sudah Diterapkan 2 Minggu, DPRD Baru Minta Tunda Hari Ini
-
Bantah Main Judi Slot, Anggota DPRD Batam Fraksi PAN Akui Cuma Main Candy Crush Jelang Rapat
-
Kantor DPRD Batam Kebakaran Dini Hari Tadi, Api Diduga Bersumber dari Ruangan Ini
-
Protes Mati Air, Uba Ingan Sigalingging Datangi Kantor BP Batam, Bawa Ember dan Drum: Sudah Dua Hari Saya Tak Mandi
-
Udin P Sihaloho Diperiksa Terkait Kasus Perjalanan Dinas DPRD: Bukan Kami yang Berhutang
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kick-off Perayaan HUT ke-131, BRI Kedepankan Semangat Ekonomi Kerakyatan
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam
-
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun
-
Nelayan Anambas Terombang-ambing Berhari-hari hingga Lautan Malaysia