SuaraBatam.id - Sebanyak 780 tiket arus balik gratis dari Pelabuhan Belawan, Medan menuju Batam dengan KM Kelud pada masa angkutan Lebaran 2024. Tiket gratis ini disediakan atas kerja sama PT Pelni (Persero) dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Kepala Cabang PT Pelni Medan Biwa Abi Laksana menyatakan tiket itu untuk keberangkatan dari Pelabuhan Belawan pada 17 April 2024.
Untuk mendapatkan kuota balik gratis itu, calon penumpang harus datang ke loket Pelni Medan dengan membawa KTP asli dan foto kopi. Sementara untuk anak, Pelni meminta untuk menyertakan Kartu Identitas Anak (KIA).
"Masyarakat yang berangkat pun, kata dia, harus sesuai dengan KTP atau KIA orang yang mendaftarkan diri di loket. "Ini untuk menghindari penyalahgunaan," ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (20/3/2024).
Biwa melanjutkan program balik gratis itu menjadi yang pertama kalinya di Medan pada periode Lebaran. Dia menambahkan tiket gratis yang disediakan adalah untuk kelas ekonomi dan tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan.
Kemudian penumpang yang mendapatkan tiket dari program tersebut tidak dapat membatalkan keikutsertaan. Jika memutuskan tidak berangkat, maka tiket tersebut dianggap hangus.
Sementara pada masa mudik, Biwa mengatakan bahwa tidak ada kuota gratis penumpang dari Pelabuhan Belawan. Namun program cuma-cuma itu tersedia untuk keberangkatan dari Batam menuju Pelabuhan Belawan pada 7 April 2024 juga dengan KM Kelud.
"Pada tanggal itu ada 772 kuota mudik gratis dari Pelni dari Batam," tutur Biwa.
Pelni Medan memperkirakan ada sekitar 40 ribu penumpang yang naik dan turun di Pelabuhan Belawan pada periode Lebaran 2024. Pelni menetapkan masa angkutan Lebaran 2024 pada 26 Maret sampai 26 April atau H-15 hingga H+15 Idul Fitri tahun ini. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Habis 5 Jam di Cafe Catarina: Tempat Reuni yang Bikin Lupa Waktu Sekaligus Ramah Kantong!
-
Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya
-
Hanya 10 Bulan Penjara untuk Nyawa Siswa SMP, Vonis Sertu Riza Pahlivi Tuai Kecaman Publik
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Mulai Buyback Fluktuatif 12 Juni 2026, Nilainya Capai Rp500 Miliar
-
Posko Pengaduan SPMB 2026 di Batam Resmi Dibuka
-
Dana Belum Cair, Puluhan SPPG di Batam Tutup Operasional
-
Detik-detik Kapal Pesiar Mewah Terbakar di Marina Sentosa Cove Singapura
-
MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura: 9 Awak Kapal Selamat, 107 Kontainer Hanyut