SuaraBatam.id - Seorang suami di Batuaji, Batam, Kepulauan Riau, berinisial AJ diduga melakukan KDRT terhadap istrinya, NO, setelah mengetahui perbedaan pilihan capres mereka. Peristiwa ini terjadi sehari setelah pencoblosan pada 15 Februari 2024.
Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Batu Aji, Iptu Yudha Firmansyah, AJ tersulut emosi saat mengetahui NO memilih capres yang berbeda dengannya. AJ kemudian memukul NO di bagian kepala belakang.
"Kejadian dugaan KDRT pada Kamis kemarin di Pertokoan Cipta Prima, Batu Aji," kata Yudha, Sabtu (17/2/2024), kepada wartawan.
Kemudian sang istri, NO yang tidak terima dengan perlakuan suaminya kemudian membuat laporan ke polisi.
Baca juga:
Kasus Penipuan di Media Sosial Singapura Meningkat Tahun 2023
Tak Sesuai Daftar Hadir, 8 TPS di Tanjungpinang Lakukan Pemungutan Suara Ulang
"Pengakuan korban pilih capres nomor urut 2 Prabowo-Gibran sedangkan sang suami memilih capres nomor urut 1, Anies-Muhaimin. Laporan korban masuk pada 15 Februari kemarin," ujarnya.
Yudha menjelaskan bahwa percekcokan antara pasangan suami istri ini sudah lama terjadi, namun perbedaan pilihan capres menjadi puncaknya.
Saat ini, pihak kepolisian tengah mengambil keterangan dari NO dan belum meminta keterangan dari AJ.
Yudha menuturkan bahwa perselisihan ini bukan hanya karena beda pilihan capres, tetapi juga masalah rumah tangga yang sudah lama terjadi.
Berita Terkait
-
Catat Waktunya! Hang Nadim Segera Buka Penerbangan Langsung dari Batam ke Thailand, Vietnam, dan Korea Selatan
-
Surat Suara Kosong di 8 TPS, Batam Akan Lakukan Pemungutan Suara Ulang
-
Prabowo-Gibran Unggul di TPS Ketua DPW Partai Nasdem Muhammad Rudi
-
Perebutan Kursi DPR RI di Kepri: Golkar Memimpin, Prabowo-Gibran Unggul
-
Berikut 7 TPS di Batam yang Ditemukan Surat Suara Kosong
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar