SuaraBatam.id - Tim Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia ikut mengawasi jalannya persidangan kasus aksi bela Rempang yang kedelapan. Sidang dipantau selama tiga jam.
Tiga orang dari KY tersebut memasang kamera untuk merekam proses sidang dari awal hingga akhir pada Senin, 29 Januari 2024.
Melansir Batamnews, Koordinator KY RI wilayah Riau, Hotman Parulian Siahaan, mangatakan mereka melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kinerja hakim dalam menangani perkara yang menjadi perhatian publik.
Kehadiran mereka merupakan instruksi dari pimpinan KY pusat melalui Biro Pengawasan Perilaku Hakim (Biro Waskim).
"Kegiatan pemantauan dan pengawasan ini merupakan instruksi pimpinan melalui Biro Waskim KY RI. Karena perkara ini perkara yang melibatkan perhatian masyarakat, jadi KY bisa memantau baik karena ada permintaan masyarakat maupun karena inisiatif. Yang pasti, kegiatan ini ditugaskan oleh pimpinan melalui Biro Waskim untuk meliput dan mengikuti proses persidangan," ujar Hotman.
Lanjut dia, semua temuan dan catatan akan disampaikan kepada pimpinan KY melalui Laporan Hasil Pemantauan (LHP).
LHP tersebut tidak akan dibagikan kepada pihak manapun, termasuk pengadilan.
"Bahkan pengadilan pun, laporan hasil pemantauan akan dilaporkan ke pimpinan. Apakah ada temuan atau tidak terkait dengan dugaan pelanggaran kode etik, itu tidak bisa disampaikan sekarang, karena prosesnya masih panjang, rangkaiannya nanti," kata Hotman.
Baca Juga: Pipa Air Batam Bocor di Dua Tempat, Sejumlah Wilayah Mati Air Hari Ini
Berita Terkait
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis hingga 3,5 Tahun Penjara
-
Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan
-
Jaksa Bongkar Niat Jahat Nadiem Makarim: Tak Hanya Rencana, Tapi Dieksekusi Sistematis
-
Jaksa Tuding Nadiem Makarim Sembunyikan Kendali di Gojek Lewat Surat Kuasa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Mulai Buyback Fluktuatif 12 Juni 2026, Nilainya Capai Rp500 Miliar
-
Posko Pengaduan SPMB 2026 di Batam Resmi Dibuka
-
Dana Belum Cair, Puluhan SPPG di Batam Tutup Operasional
-
Detik-detik Kapal Pesiar Mewah Terbakar di Marina Sentosa Cove Singapura
-
MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura: 9 Awak Kapal Selamat, 107 Kontainer Hanyut