SuaraBatam.id - Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan mengapresiasi bebasnya aktivis Haris Azhar dan Fatia Maulidayanti atas tuduhan pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinatorya Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
Menurut Anies kasus seperti ini seharusnya tak perlu dibawa ke meja hijau.
"Peristiwa-peristiwa seperti ini harusnya tidak perlu dibawa ke ranah pengadilan," ujar Anies dikutip dari Antara, 10 Januari 2024.
Namum, ia tetap mengapresiasi putusan hakim kali ini.
"Kita beruntung hakim independen kali ini. Karena itu, ke depannya kita ingin memastikan bahwa kebebasan mengkritik pemerintah itu dijamin," jelasnya.
Anies sendiri menjanjikan akan menjamin kebebasan pendapat masyarakat Indonesia bila terpilih jadi presiden.
"Mengungkapkan fakta dan mengkritik pemerintah itu kan bagian dari berdemokrasi," kata Anies.
"Jadi pelajarannya, kita syukuri Haris dan Fatia bebas, tapi kita koreksi sehingga tidak terjadi kriminalisasi atas kebebasan berekspresi," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Kian Populer, Anies Baswedan Bertengger di Pencarian Teratas Google Trends
-
Alasan Jusuf Kalla Mendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024
-
Optimis Menang di Kepri, Ini Lokasi Posko Tim Kampanye AMIN di Batam
-
Bakal Geser Suara Prabowo? Lumbung Suara AMIN Diyakini Besar dari Provinsi Ini
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Cemburu Pacar Digoda, Pria Siram Air Keras ke Warga di Sagulung Batam
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang
-
Anggota DPRD Lingga Capt Ahmad Pajar Meninggal saat Menunaikan Ibadah Haji
-
Geger Pulau di Lingga Kepri Dijual Online Seharga Rp65 Miliar
-
Investasi Rp88 Triliun untuk Bangun AI Data Centre di Nongsa Batam