SuaraBatam.id - Banjir tak kunjung surut di di Jalur Lintas Timur (Jalintim) KM 76 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Bahkan pada hari ini, Senin 8 Januari 2024, debit air bertambah tinggi atau di atas lutut orang dewasa.
Akibatnya, jalan di rute itu diberlakukan sistem buka tutup, karena banjir merendam hingga ke badan jalan.
“Senin, 8 Januari 2024 pukul 09.00 WIB, situasi terkini di Jalur Lintas Timur Pangkalan Kerinci. Saat ini situasi arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup," ujar Ipda R Sinaga, dilansir dari Riauonline.
Ipda R Sinaga memperkirakan ketinggian air mencapai 90 cm dan jalur tersebut hanya dapat dilalui kendaraan roda empat sampai enam.
"Kepada pengendara untuk tertib tidak saling menyerobot. Kita akan berlakukan buka tutup setiap satu jam di Jalur Lintas Timur," pungkasnya.
Banjir itu menyebabkan macet panjang di jalur tersebut. Arus lalu lintas dari arah Riau-Jambi atau sebaliknya, masih diberlakukan buka tutup dan kendaraan kecil seperti, Ayla, Agya, Brio, Avanza dilarang melintas.
Direktorat Lalulintas Polda Riau hanya memperbolehkan kendaraan roda 6 atau kendaraan besar melintas di Jalan Lintas Timur tersebut.
"Kepada seluruh masyarakat dan pengendara yang hendak melintasi Jalan Lintas Timur dari Kabupaten Indragiri Hulu maupun dari Kota Pekanbaru agar menggunakan jalur lintas tengah arah Kabupaten Kuansing," imbau Ditlantas Polda Riau, Sabtu, 6 Januari 2023.
Sementara kondisi Jalan Lintas Timur tepatnya di KM 80 saat ini hanya bisa dilintasi oleh kendaraan roda enam ke atas karena debit air masih cukup tinggi.
Baca Juga: Banjir Meluas di 12 Kabupaten di Riau, Jembatan Penghubung Inhil Ambruk
Meski demikian, masih saja banyak pengendara yang mengabaikan imbauan tersebut dan nekat menerobos banjir.
Berita Terkait
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Cara Membedakan Mobil Bekas Banjir plus Rekomendasi Mobil SUV 7 Seater Ground Clearance Tinggi
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah