SuaraBatam.id - Elektabilitas pasangan Ganjar-Mahfud disebut merosot berdasarkan hasil survei Center for Political Communication Studies (CPCS).
Sementara elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih bertahan di atas 50 persen dan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyalip pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD atau naik peringkat dua.
Merosotnya elektabilitas Ganjar-Mahfud tersebut dipengaruhi oleh sikap elit PDIP yan jarang lagi menyerang lawan politiknya.
“Kubu Ganjar dan PDIP mulai mengurangi intensitas serangan terhadap Presiden Jokowi dan memfokuskan pada Prabowo-Gibran,” kata peneliti senior CPCS Hatta Binhudi dalam rilisnya di Jakarta, dikutip dari Antara, Sabtu.
“Apakah perubahan strategi bisa mengembalikan posisi Ganjar-Mahfud, atau sudah terlambat, masih harus dilihat dalam beberapa waktu ke depan,” pungkas Hatta. Masa kampanye sudah berjalan tiga pekan dari total sekitar dua setengah bulan menuju hari-H, 14 Februari 2024.
Dia menambahkan persaingan lebih mungkin terjadi antara kubu Ganjar dan Anies Baswedan.
Meskipun jauh tertinggal dari Prabowo, Hatta menyebut kedua kubu masih bisa mengejar dengan waktu yang tersisa.
“Dengan masa kampanye yang sangat pendek, tersisa kurang dari dua bulan lagi, agak sulit bagi Anies-Cak Imin ataupun Ganjar-Mahfud untuk bisa mengejar ketertinggalan dari Prabowo-Gibran yang saat ini unggul jauh,” tandas Hatta.
Baca Juga: Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Diyakini Menang Satu Putaran di Pilpres, Ini Analisa Survei
Berita Terkait
-
Survei: 57 Persen Warga AS Dukung Palestina Merdeka
-
Cara Orang Indonesia Pilih Dompet Digital 2026: Tertarik Promo, Tapi Keamanan Jadi Penentu
-
Survei Indekstat: Pengangguran Masih Jadi PR Utama Pemerintah Sejak Era Jokowi
-
Tembus 96 Persen! Wilayah Ini Jadi Pendukung Paling Loyal Prabowo-Gibran Menurut Survei Terbaru
-
79,9 Persen Publik Puas pada Prabowo, Dasco: Catatan Ketidakpuasan Tetap Penting
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Silaturahmi Ramadan BRI: Aset Tembus Rp2.135 Triliun, Dukungan Jurnalisme Rp250 Juta
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026
-
Keberangkatan Warga Kepri Mau Jadi Operator Judol Berhasil Dicegah di Pelabuhan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026
-
Perusahaan di Kepri yang Telat Bayar THR Bakal Didenda Lima Persen