SuaraBatam.id - Tiga Remaja di Tanjung Batu, Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) diamankan polisi atas dugaan kepemilikan sabu.
Mereka Fe (19), GI (16) dan AM (16) diketahui masih berstatus seorang pelajar, diamankan saat berada di salah satu rumah warga bernama JN, sekira pukul 10.45 WIB.
Berdasarkan penuturan seorang warga, AB, yang ingin mengambil pancing di rumah JN, melihat benda yang mencurigakan (diduga bong) diantara ketiga remaja tersebut, yang selanjutnya ia melaporkan hal itu.
“Warga yang akan ambil pancing, melihat ada tiga remaja dan tidak sengaja melihat botol kaca sama pipet (sedotan) disambung. Dan selanjutnya dia melaporkan ke JN yang punya rumah,” kata Danramil 03/Kundur, Kodim 0317/TBK, Lettu Czi Budiarto Sianturi.
Mengetahui rumahnya jadi tempat mengkonsumsi narkoba oleh tiga remaja itu. JN tentunya tidak senang, meskipun diantaranya ada cucunya yakni FE.
JN pun mengumpulkan ke tiga remaja tersebut di teras rumah untuk ditanya. Dan setelah itu ia melaporkan peristiwa itu ke pihak RT dan RW, yang dilanjutkan ke Babinsa.
"Salah seorang anak, FE, adalah cucu dari saudara JN, yang memang sudah putus sekolah. Saudara JN kemudian melapor ke Ketua RW dan Ketua RT, yang lalu menghubungi Babinsa dan Babinkamtibmas," ucap Budiarto.
Babinsa Tanjung Batu Barat, Kecamatan Kundur, Serka Sunarko yang mendapatkan laporan langsung menuju ke rumah JN dan mengecek barang tersebut.
"Selanjutnya Babinsa menghubungi saya dan saya ke TKP. Setelah dicek bahwa barang tersebut diduga kuat sabu-sabu beserta alat isapnya," ujar Budiarto.
Baca Juga: Inilah Desa di Kabupaten Karimun yang Jadi Pilot Project Program Anti Korupsi
Dari pengamanan ketiga remaja ini, ditemukan barang bukti yang diperoleh dari ketiganya berupa bong dan dua paket kecil sabu-sabu seberat 0,45 gram.
Berita Terkait
-
Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi
-
Bantah Intervensi Kasus Narkoba DPRD Jatim, Gerindra Malah Ungkap Polisi Minta Uang Rp50 Juta
-
Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon
-
Duh! Pemain Keturunan Batak Terseret Kasus Pencucian Uang Jaringan Narkoba di Belgia
-
Gencarkan Perang Narkoba, Pramono Anung Beri Sinyal Ikut Batasi Vape di Lingkungan ASN DKI
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan