SuaraBatam.id - Para buruh berdemo di Batam menuntut kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2024 di depan kantor Wali Kota, Senin pagi, 27 November 2023.
Demonstran tersebut meminta kejelasan kenaikan UMK Batam 2024 kepada Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Mereka kecewa karena Wali Kota belum mengirimkan rekomendasi UMK yang telah lama ditunggu.
Melansir Batamnews--jaringan suara.com, Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, Yapet Ramon menyebut buruh menuntut kenaikan UMK 15 persen.
Menurut dia, rekomendasi kenaikan UMK sebesar 15% yang setara dengan Rp 675.066, telah dirumuskan berdasarkan analisis mendalam dan sesuai dengan Permendagri Nomor 51. Namun, rekomendasi tersebut tampaknya diabaikan oleh pemerintah kota.
"Tiba-tiba rekomendasi keluar, kita tidak dilibatkan dalam rekomendasi itu, kita tidak diajak untuk diskusi musyawarah, tiba-tiba itu muncul jadi kalau kita datang kesini meminta penjelasan ke Wali Kota itu adalah wajar," ujarnya.
Para buruh menuntut transparansi dan partisipasi dalam proses pengambilan keputusan UMK. Mereka berargumen bahwa kenaikan 15% adalah hasil survei yang telah mereka lakukan dan tidak seharusnya diabaikan begitu saja.
"Kita tidak terlibat tiba-tiba angkanya muncul, inikan wajar kalau kita datang kesini untuk menanyakan hal itu dan jangan sampai berhari-hari kita demo kesini, malu Wali Kotanya nanti," tegasnya.
Sementara, sebelumnya, Wali Kota Batam telah menyampaikan dua usulan angka UMK kepada Gubernur Kepulauan Riau: kenaikan 15% yang diminta buruh dan kenaikan 2,7% yang diajukan oleh pengusaha. Namun, hingga kini, belum ada kepastian mengenai angka mana yang akan dipilih.
Baca Juga: Terbuang Sia-sia, Pipa Air SPAM Batam Pecah Lagi di Depan Simpang Kepri Mal
Berita Terkait
-
Trik Menabung Era Inflasi: Gaya Micro-Saving ala Anak Rantau Batam
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari