SuaraBatam.id - Plt Gubernur Provinsi Riau, Edy Natar Nasution mencecar ke Dinas Pertanian soal kenaikan harga cabai menyebabkan inflasi beberapa waktu lalu.
"Makanya harus berani membuat terobosan. Sangat naif kita jika mengalami kenaikan inflasi gara-gara harga cabai naik," ujarnya, dilansir dari riauonline, Rabu 15 November 2023.
Menurutnya, pemerintah harus memberi solusi contoh kepada para petani.
"Petani harus kita kasih contoh. Makanya saya mulai (membuat kebun). Supaya bisa kita memberi contoh, karena kita harus bisa meyakinkan bahwa bukan hanya sawit yang bisa menjadi primadona, kita harus berani menanam komoditas lain," pungkasnya.
Sebelumya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mendata, 3 kota di Provinsi Riau mengalami inflasi berdasarkan hitungan dari tahun 2022 ke tahun 2023 atau year on year (YoY) sebesar 2,65 persen. Dimana indeks harga konsumen (IHK) pada gabungan ketiga kota tersebut mencapai 115,88.
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Riau, Fitri Hariyanti, mengatakan, 3 kota tersebut adalah Kota Dumai, Kota Pekanbaru dan Kota Tembilahan.
"Kota Pekanbaru mengalami inflasi YoY sebesar 2,60 persen, dari hitungan bulan kebulan (m-to-m) mengalami inflasi sebesar 0,03 persen. Kota Dumai inflasinya 3,07 persen, namun secara m-to-m mengalami deflasi sebesar 0,30 persen dan Kota Tembilahan sebesar 2,04 persen dan secara m-to-m mengalami deflasi sebesar 0,12 persen," ujarnya, Rabu 1 November 2023.
Secara komoditas dominan memberikan andil/sumbangan deflasi pada Oktober 2023, antara lain cabai merah, telur ayam ras, tomat, kentang, dan ikan nila.
Di sisi lain komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m, antara lain angkutan udara, beras, bensin, emas perhiasan, dan bawang merah.
Baca Juga: Harga Cabai Merah di Pekanbaru Belum Turun, Masyarakat Diajak Tanam Sendiri
Berita Terkait
-
RAPBN 2027 Prabowo: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6%
-
RAPBN 2027: Prabowo Patok Rupiah Rp17.500 dan Inflasi 2,5%
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham yang Potensi Cuan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia