SuaraBatam.id - Singapura menyerahkan bantuan untuk warga sipil Gaza di Kairo kepada Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).
Melansir Straitstimes, bantuan itu diserahkan disela-sela kunjungan Kantor Perdana Menteri Maliki Osman ke Mesir.
Ia menyaksikan penyerahan sumbangan publik tersebut sebagai bantuan kemanusiaan sekitar 2 juta dolar Singapura dari Yayasan Rahmatan Lil Alamin (RLAF).
Pada hari Sabtu, Palang Merah Singapura (SRC) mengumumkan pengiriman tahap kedua senilai US$100.000 (S$136.000) kepada Bulan Sabit Merah Mesir (ERC). Sebelumnya, dana sebesar US$200.000 telah dikirimkan untuk mendukung upaya bantuan ERC, kata MFA.
Selain dalam bentuk uang, kementerian negara setempat juga memberikan bantuan kemanusiaan dari SRC meliputi pasokan medis, makanan, air minum dan perlengkapan kebersihan yang sangat dibutuhkan oleh penduduk sipil di Gaza.
"Saya merasa terhormat dapat menyaksikan serah terima bantuan kemanusiaan dari RLAF dan Palang Merah Singapura kepada UNRWA dan Bulan Sabit Merah Mesir," ujar Dr Maliki, yang juga menjabat sebagai Menteri Muda Urusan Luar Negeri.
Dr Maliki saat ini sedang melakukan kunjungan kerja ke Mesir.
"Krisis kemanusiaan yang semakin dalam di Gaza merupakan sebuah tragedi, dan ada kebutuhan mendesak untuk bantuan kemanusiaan yang harus diberikan kepada warga sipil di Gaza. Saya bangga bahwa warga Singapura telah melangkah dengan murah hati untuk mendukung kebutuhan ini," tambahnya.
Dalam kunjangan kerja itu, Dr Maliki menegaskan dukungan Singapura terhadap upaya bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh pemerintah Mesir, PBB dan mitra-mitra lainnya untuk membantu pengungsi Gaza.
Baca Juga: Viral di Media Sosial, Lansia di Singapura Dituding Mencambuk Seekor Anjing di Restoran
Berita Terkait
-
Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?
-
Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas
-
Produk Kreatif Indonesia Unjuk Gigi di Singapura, Dunia Diajak Melirik Potensinya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Jamin Keaslian dan Garansi Resmi, Pastikan Beli Mesin Cuci LG Online Original Hanya Di Blibli
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang