SuaraBatam.id - Penggunaan sistem E-ticketing atau tiket online mulai diuji coba di pelabuhan domestik di Batam. Uji coba penerapan tiket online dilakukan mulai tanggal 8-12 November 2023.
Direktur Badan Usaha Pelabuhan Dendi Gustinandar menyebutkan, ada dua pelabuhan domestik yang menerapkan tiket online tersebut, yakni Pelabuhan Domestik Sekupang dan Telaga Punggur.
“Penandatanganan perjanjian ini merupakan upaya BP Batam meningkatkan pelayanan terutama kemudahan bagi calon penumpang dalam melakukan pemesanan tiket dan efisiensi layanan sehingga tidak ada lagi antrean pembelian tiket di pelabuhan, terutama saat high season (musim ramai),” ujar Dendi dari keterangan yang diterima di Batam Kepulauan Riau, Rabu (8/11).
Dia mengatakan, tercatat sepuluh perusahaan operator kapal domestik di Terminal Domestik Sekupang dan delapan perusahaan operator kapal domestik di Terminal Domestik Telaga Punggur yang melakukan penandatanganan perjanjian layanan tiket online dengan BP Batam.
Adapun dalam penyelenggaraan tiket online di Pelabuhan Domestik Batam, para operator kapal domestik juga menggandeng dua perusahaan penyedia jasa internet.
Jika uji coba berjalan lancar, maka BP Batam akan melakukan sosialisasi penerapan tiket online kepada pemangku kepentingan jasa kepelabuhanan dan media massa dilanjutkan dengan kegiatan peluncuran yang ditargetkan terlaksana pada 14 November.
BP Batam sendiri, lanjut dia, telah melakukan koordinasi secara intens dengan asosiasi INSA (Indonesian National Shipowners' Association) DPC Batam, PELRA (Pelabuhan Rakyat) DPC Batam, operator kapal domestik, perbankan dan perusahaan penyedia sistem sejak Agustus 2023.
“Diharapkan dengan penerapan tiket online ini, proses perjalanan penumpang kapal di Pelabuhan Domestik Sekupang dan Telaga Punggur akan menjadi lebih efisien dan transparan, serta meningkatkan pengalaman penumpang dalam menggunakan layanan transportasi laut di Kota Batam,” kata dia.
Terlebih, kata dia, Kota Batam merupakan transit hub bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang akan melakukan perjalanan ke pulau-pulau lain di dalam wilayah Kepulauan Riau maupun Provinsi Riau.
“Penerapan tiket online ini tentunya akan memberikan kemudahan bagi penumpang yang berada di kota lain yang ingin menuju atau berangkat dari Pelabuhan Domestik Sekupang maupun Telaga Punggur ke tujuan pulau berikutnya,” katanya.
Untuk diketahui, Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Unit Usaha Pelabuhan Penumpang Badan Usaha Pelabuhan telah menandatangan perjanjian pelayanan tiket online dan tata cara pengadministrasian layanan pas penumpang domestik dengan 18 pimpinan perusahaan operator kapal domestik. [antara]
Berita Terkait
-
Habis 5 Jam di Cafe Catarina: Tempat Reuni yang Bikin Lupa Waktu Sekaligus Ramah Kantong!
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Bantah Ekspor Ilegal, PT PMM Siap Tempuh Jalur Hukum Soal Penahanan Kapal Capricorn di Batam
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Posko Pengaduan SPMB 2026 di Batam Resmi Dibuka
-
Dana Belum Cair, Puluhan SPPG di Batam Tutup Operasional
-
Detik-detik Kapal Pesiar Mewah Terbakar di Marina Sentosa Cove Singapura
-
MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura: 9 Awak Kapal Selamat, 107 Kontainer Hanyut
-
Video Pocong Bawa Parang di Batu Aji Ternyata AI, Dibuat Anak Bawah Umur