SuaraBatam.id - Pemandangan sampah menumpuk menyita perhatian di sekitar Kantor Dinas Sosial Batam di Jalan R Soeprapto atau hanya berjarak dua menit dari Dinas Lingkungan Hidup. Sampah-sampah tersebut dibiarkan begitu saja.
Namun pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam menyebut telah melakukan upaya pembersihannya secara rutin.
Melansir Batamnews--jaringan suara.com, Eka Suprianto, seorang pegawai di bidang persampahan menyebut sampah liar ini berasal dari masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
"Ini adalah sampah liar yang dibuang oleh warga yang tinggal di sekitar sini, di ruli-ruli. Kami membersihkannya setiap pagi, tetapi siang harinya sudah dipenuhi lagi," ungkapnya.
Eka menjelaskan bahwa tahun lalu, mereka mencoba untuk memasang tempat sampah di ruli-ruli, di mana penduduk tinggal. Namun, usaha mereka ditolak oleh warga setempat.
Meskipun hampir berhasil menangkap sepuluh pelaku pembuangan sampah di Jalan R Soeprapto, DLH hanya bisa memproses mereka hingga tahap pemeriksaan untuk membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Sementara penerapan sanksi-sanksi, termasuk denda, yang tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) terkait pembuangan sampah liar masih terhambat.
"Memang ada sanksi-sanksi seperti denda dalam Perda kita. Namun, di Indonesia, menerapkannya masih sulit, terutama jika pelaku pembuangan sampah memiliki kondisi ekonomi yang sulit. Berbeda dengan daerah seperti Singapura, mereka tegas dalam menegakkan aturan ini," jelas Eka.
Baca Juga: Forpi Desak Pemkot Jogja Tak Hanya Tangani Sampah Setelah Viral
Berita Terkait
-
Belajar dari Nuanu: Bagaimana Kawasan Wisata Kurangi Sampah Sebelum Menumpuk di TPA?
-
Romantisasi Thrifting: Tren Hijau atau Eksploitasi Sampah?
-
Sering Dianggap Beban, Mengapa Pengelolaan Sampah Perlu Dianggap Sebagai Investasi?
-
Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan
-
Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Menembus Wilayah Kepulauan, Mantri Perempuan BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Tengah
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon