SuaraBatam.id - Sebanyak 74 ton bantuan sosial pangan beras akan disalurkan ke 7.400 keluarga penerima manfaat (KPM) di Tanjungpinang pada November hingga Desember 2023.
"Masing-masing KPM akan menerima bantuan sebanyak 10 kilogram beras per bulan, selama tiga bulan berturut-turut," kata Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Tanjungpinang, Meizarani, dikutip dari Antara Rabu.
Meizarani menyampaikan bantuan ini juga bertujuan menjaga daya beli masyarakat serta mengendalikan harga beras di pasaran jelang momentum akhir tahun 2023 dan menyambut Tahun Baru 2024.
"Apalagi beras menjadi salah satu penyumbang inflasi, sehingga perlu dijaga stabilitas harga dan pasokannya," ungkapnya.
Ia menambahkan saat ini Bulog Tanjungpinang juga tengah mengintensifkan program stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) dengan menyebarkan beras medium di pasaran.
Hal itu dimaksudkan untuk menstabilkan lonjakan harga beras premium di pasaran yang belakangan naik sebesar Rp200 sampai Rp500 per kilogram.
"Setiap hari, kami mengeluarkan beras SPHP di pasaran untuk mengontrol stabilitas harga beras," sebutnya.
Dia pun memastikan stok beras SPHP di gudang Bulog Tanjungpinang aman dan cukup hingga lima bulan ke depan, yakni berjumlah sekitar 1.500 ton, dengan estimasi kebutuhan sekitar 300 ton per bulan.
Di samping itu, ia menjamin harga beras SPHP masih stabil di angka Rp49.000 untuk kemasan 5 kilogram, atau Rp9.950 per kilogram.[antara]
Baca Juga: Emak-emak! Bakal Ada Beras Ukuran 1 Kg, Harganya Segini
Berita Terkait
-
Pangan Mahal, Harga Cabai hingga Daging Masih Tinggi
-
Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi
-
Beras Premium Bulog Mejeng di Rak Bin Dawood dan Lulu, Siap Garap Pasar Arab Saudi
-
Bulog Mulai Kirim Beras ke Arab Saudi pada 28 Februari
-
Pemerintah Mulai Groundcheck Data BPJS PBI, Gus Ipul Minta Tak Ada Orang Titipan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Cabuli Siswa SMK, Oknum Guru PPPK di Batam Terancam Dipecat
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam, Selasa 24 Februari 2026
-
DPR Soroti Pidana Mati ABK Bawa Sabu 2 Ton: Bukan Pelaku Utama