SuaraBatam.id - Seorang wisatawan Singapura bernama Calysta T Ng (27) sempat mendapatkan pemalakan hingga ancaman dari sopir mobil di Bali karena tak jadi memesan transportasinya.
Wisatawan tersebut tak mau menggunakan karena biaya transportasi dinilai mahal yakni Rp270.000, kemudian ia memilih memesan mobil lain melalui aplikasi online.
Namun, pelaku memaksa minta uang sebesar Rp150.000 dan Calysta T Ng hanya mau memberi Rp100.000.
Tidak terima dengan uang sebesar itu, wisatawan itupun diancam dilaporkan ke kantor desa.
Terkait pemalakan yang terjadi Selasa lalu itu, akhirnya pria tersebut ditetapkan sebagai pelaku yakni Kadek Eka Putra (40).
"Menurut keterangan yang kami dapat memang benar yang melakukan pemerasan dimana pelaku telah menerima uang Rp100.000 dari penumpang angkutan online. Korban adalah warga negara Singapura. Kami sudah melakukan serangkaian tindakan penyelidikan sehingga kami tersangkakan pelaku dengan Pasal 368 dan 335," kata Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono kepada Media.
Kapolres juga meluruskan bahwa pelaku penyebut aturan pemalakan karena aturan adat adalah tidak benar.
Menurutnya pengurus desa adat setempat tak memuat aturan seperti itu melainkan diatur oleh kelompok transportasi lokal berdasarkan kesepakatan sesama driver.
Baca Juga: PSSI Mungkin Coret Bali dari Daftar Venue Piala Dunia U-17 2023 karena 3 Alasan Ini
Berita Terkait
-
Viral 3 Turis Diduga IDF Diusir dari Gym, Media Israel: Bali Tak Lagi Ramah!
-
TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa
-
Begini Cara Warga Israel Masuk Indonesia hingga Bisa Pelesir ke Bali hingga Toraja
-
Viral 3 Turis Diduga IDF Diusir dari Gym, Media Israel Sebut Bali Tak Lagi Ramah
-
Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian