SuaraBatam.id - Sejumlah orang tua murid di Batam mengeluhkan mahalnya biaya wisuda tingkat SD hingga SMA di daerah itu.
Melansir Batamnews--jaringan suara.com, seorang wali murid, Via menyebut keberatan membayar uang wisuda SD di sekolah swasta yang dinilainya sangat mahal.
"Kami bukan tidak mampu, tetapi saya merasa itu hanya pemborosan semata," ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurut Via uang tersebut hanya digunakan untuk pakaian. Sementara ia harus memikir biaya sekolah anak ke jenjang yang lebih tinggi.
"Masuk ke sekolah baru juga membutuhkan biaya. Tapi toga dan pakaian wisuda bisa disewa," kata Via.
Sementara Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyebut akan menyurati sekolah-sekolah untuk menghentikan wisuda.
"Saya akan menyurati untuk menghentikan wisuda," kata Rudi, pada Kamis (22/6/2023).
Selain itu, dia juga akan membahas masalah ini dengan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan setempat.
Baca Juga: Polemik Wisuda TK hingga SMA, Ridwan Kamil Kasih Saran Ini untuk Nadiem Makarim
Berita Terkait
-
Wisuda Bukan Garis Finis: Nasib Lulusan Baru di Pasar Kerja yang Tak Pasti
-
Viral! Iseng Minta Kado Wisuda, Gadis Ini Syok Diberi Uang Rp200 Juta oleh Neneknya
-
Viral Prosesi Wisuda Santri di Pesantren Tuai Pro dan Kontra, Adab Anak Kiai Diperdebatkan
-
Bukan Sekadar Prestise: Inilah Alasan Sesungguhnya Pelajar Indonesia Serbu Studi ke Luar Negeri
-
Cinta Laura Jadi Sorotan di Acara Wisuda, Bagikan Pesan Berani Menghadapi Ketidakpastian Hidup
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas