SuaraBatam.id - Kapal Cepat (Speed Boat) SB Evelyn Calisca tenggelam di perairan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Kamis, 27 April 2023.
Kapal tersebut membawa 78 penumpang, termasuk anak buah kapal (ABK), berangkat dari Tembilahan menuju Pelabuhan Guntung, Inhil, dan akan menuju Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
"Peristiwa tenggelamnya Kapal Evelyn bermula pada pukul 10.00 WIB, saat kapal berlayar sejauh 10,3 mil dari pelabuhan," ujar Kepala Basarnas Pekanbaru I Nyoman Sidakarya, Kamis, dilansir dari Batamnews--jaringan suara.com.
Saat ini Tim SAR masih dilakukan pencarian terhadap 9 penumpang yang masih hilang. Sementara terdapat 11 orang yang meninggal dunia dan 58 penumpang berhasil selamat.
Krolonologis tenggelamnya kapal SB Evelyn Calisca
Kapal tersebut oleng dan terbalik, menyebabkan sejumlah penumpang bergelantungan di lambung kapal. Warga yang berada di sekitar lokasi dan melihat kejadian tersebut, berusaha menolong para penumpang kapal.
Tim SAR, Polri, dan TNI langsung dikerahkan ke lokasi untuk menyelamatkan korban. Sejumlah penumpang berhasil dievakuasi ke kapal yang ada di sekitar lokasi kejadian.
Dari 78 penumpang yang ada di kapal, 60 penumpang membeli tiket, 6 orang adalah non-tiket, 6 ABK, dan 6 orang lainnya naik dari Pelabuhan Guntung.
Jumlah pasti penumpang sempat simpang siur, awalnya dilaporkan sebanyak 63 orang, lalu berubah menjadi 67 orang, dan informasi terakhir dari agen kapal menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 78 orang.
Baca Juga: Speedboat Terbalik di Indragiri Hilir: 11 Meninggal, 9 Penumpang Masih Hilang
Penumpang yang berhasil selamat dibawa ke Pelabuhan Guntung. Sementara itu, kapal yang terbalik diangkat menggunakan crane. Tim gabungan dari SAR, Polri, dan TNI masih melakukan pencarian terhadap 9 penumpang yang masih hilang.
Tag
Berita Terkait
-
Di Era Digital, Mengapa Banyak Bisnis Cepat Viral tetapi Cepat Tenggelam?
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan
-
Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang
-
23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar