SuaraBatam.id - Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Selasa, menyebut ada beberapa komoditas pangan mengalami penurunan harga saat ia meninjau pasar tradisional Batam.
Pangan tersebut adalah sayur bayam dan kangkung. Sayur bayam beberapa hari yang lalu sempat naik, saat ini harganya sudah normal.
"Bayam sekarang Rp18 ribu dan kangkung Rp20 ribu. Kemarin sampai Rp35 ribu. Yang naik kemarin hanya sayur saja disebabkan pengaruh cuaca ekstrem yang terjadi beberapa pekan belakangan," kata Amsakar.
Sementara itu, untuk daging segar dan daging beku juga terpantau masih relatif stabil.
"Harga ikan dan daging stabil dan tidak mengalami perubahan signifikan," ujar dia.
Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid yang melakukan sidak di Pasar Induk TOS 3000 mengatakan harga bahan kebutuhan pokok beras di daerah setempat masih dalam kisaran normal.
“Kalau di pasar, fokus kita cek harga beras, Alhamdulillah, di pasar TOS 3000 saat ini stok beras masih mencukupi dan dari sisi harga masih normal di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” kata Jefridin.
Selain di pasar, Pemkot Batam juga melakukan pemantauan pasokan beras di gudang Bulog, Batuampar.
“Stok yang ada di gudang Bulog saat ini masih aman, dan nanti akan datang lagi sekitar 2.000 ton beras Bulog, yang Insya Allah akan kita buat operasi pasar tersendiri menjelang puasa, untuk membantu menstabilkan harga beras di Kota Batam,” kata Jefridin.
Baca Juga: Imigrasi Batam Tolak 1.258 Orang ke Luar Negeri Sepanjang Januari 2023
Harga beras Bulog di pasaran berkisar 45 ribu hingga 48 ribu per 5 kg, sementara untuk beras Bulog jenis premium berkisar Rp55 ribu per 5 kg dengan ketahanan beras hingga 6 bulan.
Dengan begitu, Jefridin mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir karena sampai saat ini kebutuhan beras di Kota Batam masih mencukupi.[antara]
Berita Terkait
-
Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan
-
Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini
-
Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda