SuaraBatam.id - Seorang nelayan ditemukan tewas mengapung di sekitar perairan Pelantar Koperasi Unit Desa (KUD) Tanjungpinang, Kamis (19/1/2023) pagi.
Nelayan tersebut diketahui berasal dari Lingga. Melansir Batamnews, Kasatpolair Polresta Tanjungpinang, AKP Muhammad Akmal menjelaskan mayat itu ditemukan tadi pagi oleh nelayan setempat.
"Penemuan jasad pria itu sekitar pukul 07.00 WIB. Dilaporkan pertama kali oleh nelayan setempat yang melintas kemudian dilaporkan ke Satuan Polairud Polresta Tanjungpinang," ujarnya.
Ciri-ciri mayat tersebut, tubuhnya masih lengkap, mengenakan baju hitam dan training.
Kemudian ada gelang di tangannya dan cincin di jarinya.
Setelah diidentifikasi polisi ternyata mayat tersebut bernama Tou, kelahiran 1 Juli 1973 dengan Alamat Pulau Tereh, Desa Pulau Medang Kecamatan Karang Bidare, Kabupaten Lingga.
"Jasadnya sudah dievakuasi ke darat dan dibawa ke RSUP RAT Kepri di Km 8 Tanjungpinang," jelasnya.
Dilihat sekilas, kata Akmal, tidak ada ditemukan tanda kekerasan pada jasad korban.
Namun belum diketahui penyebab pasti kematian nelayan asal Kabupaten Lingga tersebut.
"Akan dilakukan visum terhadap jenazah korban. Itu dilakukan guna mengetahui kepastian kematiannya," ucapnya.
Berita Terkait
-
Dilaporkan Hilang, Seorang Warga Karawang Ditemukan Tewas di Tengah Banjir
-
Fakta Pahit! Sempat Dibantah Polisi, Kades Bangun Jaya Benarkan 6 Warganya Tewas di Lubang Pongkor
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
Geger Jasad Pria Misterius di TPU Bekasi Barat, Diduga Korban Pembunuhan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen