SuaraBatam.id - Warga di kawasan Perumahan Bida Asri 2 dan Perumahan Modena Residen Batam diserang monyet.
Melansir Batamnews, dua anak menjadi korban gigitan binatang berbulu hitam itu.
Balita 4 tahun harus dilarikan ke rumah sakit setelah digigit monyet karena mengalami pendarahan.
Marisa, warga perumahan setempat mengatakan, balita itu akhirnya dibawa ke Jakarta, Selasa (10/1/2023) akibat stok vaksin rabies di Batam habis.
Marisa, menceritakan, tetangganya dan balita mereka tiba-tiba diserang monyet.
"Robek dalam, sampai dagingnya sedikit tercecer keluar di betisnya karena digigit. Kaki kanan calar. Akhirnya dibawa ke RS Awal Bros," terangnya kepada @Batamnewsonline.
Diduga monyet ini merupakan piaraan milik seseorang yang lepas, karena mengenakan baju berwarna hitam.
"Sebelumnya di Bida Asri 2. Ada anak juga yang menjadi korban digigit, tim Damkar juga angkat tangan untuk kasus ini.Pagi ini saya lihat tu monyet masih berkeliaran di atap rumah," ungkapnya.
Dari ciri-ciri hewan tersebut, diduga monyet yang sama dilaporkan warga di Perumahan Frensiana Garden, RW 52, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota.
Baca Juga: Seorang Pria Terekam CCTV Lompat dari Menara BC Batam di Ketinggian 50 Meter
Monyet tersebut mengenakan baju yang persis. Belum diketahui pemilik monyet lepas tersebut.
Warga perumahan Frensiana Garden, Larthifa Makmurini sebelumnya mengatakan sudah tiga hari warga perumahannya diresahkan kehadiran monyet tersebut.
"Monyet berbaju hitam itu lalu lalang dari setiap gang di perumahan. Sangat mengganggu aktivitas warga dan juga merusak tanaman warga," ucapnya, kepada @Batamnewsonline, Rabu (4/1/2023).
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Komedian Lee Jin Ho Dirawat Usai Alami Pendarahan Otak, Begini Kondisinya
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda