Beberapa pengamat menilai pertemuan Biden dengan Xi Jinping seperti pertemuan KTT era Perang Dingin antara Uni Soviet dan AS.
Adapun, pertemuan tersebut merupakan pertemuan puncak berisiko tinggi di wilayah netral dimana kedua belah pihak hanya ingin mencoba memahami satu sama lain dengan lebih baik.
Menjelang pertemuan tersebut, Demokrat mempertahankan kendali atas Senat dengan hasil balapan di Nevada.
"Saya tahu saya datang lebih kuat, tetapi saya tidak membutuhkan itu," kata Biden kepada wartawan yang bepergian bersamanya di Phnom Penh, Kamboja sebelumnya.
"Saya tahu Xi Jinping, saya telah menghabiskan lebih banyak waktu dengan dia daripada pemimpin dunia lainnya. Aku mengenalnya dengan baik. Dia mengenal saya. Kami memiliki sedikit kesalahpahaman dan kami harus mencari tahu di mana garis merahnya," tambah Biden.
Kontributor: Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025