SuaraBatam.id - Kontingen Kota Tanjungpinang mengantongi 48 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri yang berlangsung 6-12 November 2022 di Kabupaten Bintan.
Melansir Antara, Ketua Kontingen Kota Tanjungpinang Zulhidayat, Jumat, menjelaskan data perolehan medali sementara sampai Jumat (11/11), yakni 48 emas, 64 perak, dan 70 perunggu.
Capaian ini menempatkan Kota Gurindam itu pada posisi kedua klasemen perolehan medali, atau di bawah pemuncak klasemen Kota Batam yang mengoleksi 119 emas, 55 perak, dan 49 perunggu.
“Memang sesuai prediksi kita sebagian besar medali emas diraih pada cabang olahraga renang sekitar 13 emas, kemudian dari cabang atletik juga banyak,” kata Zulhidayat di Tanjungpinang.
Zulhidayat yang juga Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang ini menuturkan perolehan medali emas saat ini masih bersifat sementara karena ada beberapa cabang olahraga yang belum dipertandingkan. Ia berharap hasilnya bisa lebih optimal agar bisa mengejar target juara umum.
“Target kita setidaknya harus tinggi dari tahun Porprov 2018. Sekarang harus lebih 80 medali emas untuk dapat juara umum, karena tahun kemarin kita juara dua dengan 70 medali emas,” ungkapnya
Selain renang, katanya, data sementara Tanjungpinang meraih juara umum pada cabang olahraga atletik dengan 8 delapan medali emas.
“Termasuk tim voli juga masuk semifinal, mudah-mudahan bisa masuk final,” ucapnya.
Ia mengatakan para atlet yang mendapat medali akan mendapat apresiasi berupa bonus dari Pemkot Tanjungpinang. Nilainya masih dihitung, namun pihaknya berupaya agar hadiahnya lebih besar dibanding Porprov Kepri 2018.
Baca Juga: Gelombang Tinggi Dibarengi Cuaca Ekstrem, Kepri Waspadai Banjir Rob
“Setidaknya kita bisa beri lebih dari Porprov kemarin. Misalnya yang dapat medali emas Rp2,5 juta, sekarang kita usahakan lebih dari itu,” ujar dia.
Sekda juga berpesan kepada atlet yang masih dan akan bertanding senantiasa menjaga semangat dan tetap sportif dalam bermain serta selalu menjaga kesehatan.
“Semoga bisa memberikan hasil terbaik karena daerah lain juga mengejar hal yang sama,” katanya. [antara]ncapai Rp800 juta,” katanya.
Berita Terkait
-
Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan
-
Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik
-
Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
PLN Batam Diapresiasi atas Respons Cepat, BP Batam Turun Langsung Dampingi Dunia Usaha
-
Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara
-
Batam Blackout: Penyebab Diduga Hewan Liar Masuk Gardu, PLN Siapkan Kompensasi
-
Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam
-
Batam Blackout, Baru Sejumlah Wilayah Menyala Setelah 14 Jam Tanpa Listrik