SuaraBatam.id - Setelah dinilai sukses digelar perdana pada tahun 2022, Festival Sumpah Pemuda masuk ke dalam Kalendar Pariwisata Internasional 2023.
Informasi tersebut disampaikan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad.
Melansir Antara, kata Ansar, panitia pelaksana kegiatan Festival Sumpah Pemuda Kepri 2022 yang telah mempersiapkan acara itu dengan maksimal hingga mampu mendatangkan ribuan pengunjung.
"Kegiatan ini akan dievaluasi dan dilaksanakan lebih meriah lagi pada tahun depan. Bahkan berskala internasional untuk mendatangkan wisatawan dalam dan luar negeri," kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Kepri, Sabtu.
Festival Sumpah Pemuda Kepri 2022 dipusatkan di Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang, Jumat (28/10).
Acara itu diisi dengan berbagai agenda yang melibatkan ribuan pemuda dan kalangan pelajar, antara lain karnaval budaya, bazar UMKM kepemudaan, pameran fotografi, aneka lomba dari mulai melukis, mewarnai, tik tok, modern dance, bercerita, hingga mengirim surat untuk Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Menurut Ansar, perhelatan ini juga meramaikan kembali area kota lama yang sempat terasa sepi beberapa tahun belakangan, terutama selama pandemi COVID-19.
Ini merupakan acara ketiga yang diselenggarakan dengan mengambil latar Jalan Merdeka di tahun 2022 setelah Festival Kopi Merdeka dan HUT Ke-20 Provinsi Kepri.
"Ini juga sejalan dengan salah satu proyek strategis kami dalam mempercantik Kota Tanjungpinang agar bisa benar-benar menjadi Ibukota Provinsi Kepri, yakni dengan melakukan revitalisasi Jalan Merdeka yang sedang berlangsung pengerjaannya," ungkap Ansar.
Ia menyebut kini bangunan ruko sepanjang Jalan Merdeka sudah dirapikan, dicat dengan berbagai warna, dan trotoar yang rapi tanpa ada kabel-kabel berseliweran.
"Saya merasa bahagia dan bersuka cita dapat merayakan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang sejak saya kecil sampai sekarang. Ini merupakan yang terbesar yang dilaksanakan di Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang khususnya," ungkap Ansar.
Dia berharap Festival Sumpah Pemuda Kepri menjadi ajang meningkatkan kreativitas dan semangat pemuda untuk berkarya membangun kreativitas. Apalagi di era revolusi 4.0 saat ini, lanjutnya, pemuda harus mampu bersaing di berbagai bidang digital.
"Festival ini selain mendorong kreativitas para pemuda, juga jadi ajang meningkatkan ekonomi sekaligus mempromosikan Kota Tanjungpinang sebagai salah satu daerah wisata unggulan Kepri," demikian Ansar. [antara]
Berita Terkait
-
Ketua Komite FFI 2026 Ikut Kaget, Publik Pertanyakan Transparansi Seleksi Piala Citra
-
ISEF 2026: Jadi Ajang Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah
-
Irma Rihi Tak Masuk Nominasi FFI 2026, Arie Kriting: Apa Karakter Orang Timur Harus Selalu Miskin?
-
Pamerkan Inovasi, Dua Siswa SMP Presentasikan Inovasi Beras di FIJ 2026
-
Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Koperasi Desa, BRI Berikan Dukungan Lewat Kehadiran BRILink Agen
-
Dirut PLN Dicopot di Tengah Blackout Kepri
-
PLN Batam Ungkap Penyebab Blackout di Kepri: Monyet
-
Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas
-
Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar