SuaraBatam.id - Zendaya melakukan hampir semua permainan tenisnya sendiri dalam film terbaru yang disutradarai Luca Guadagnino, Challengers.
Menurut sang sutradara, aktris berusia 26 tahun itu mempersiapkan perannya dengan sangat intens dan ia pun terkesima.
"Maksudku, wow. Kami mengedit film dan kami hampir tidak menggunakan salah satu dari pemain pengganti. Dia sangat bagus," kata Guadagnino, dikutip dari Variety, Selasa (18/10/2022).
Guadagnino menyebut pemenang dua kali Emmy Award itu sebagai sosok "luar biasa."
Ia pun menggambarkan Challengers sebagai genre gilm "komedi seksi."
Dalam film itu, Zendaya berperan sebagai Tashi, istri dan pelatih karakter Mike Faist yang merupakan pemain tenis profesional di tengah kekalahan beruntun dan akan melawan mantan Tashi di pertandingan berikutnya.
Produksi film ini telah selesai pada bulan Juni dan mantan pemain tenis profesional Brad Gilbert menjadi konsultan film tersebut.
"Mereka menghabiskan seperti tiga bulan bekerja sangat keras. Semuanya – secara teknis, atletis," kata Guadagnino.
Namun, belum diketahui apakah Zendaya akan merekam lagu untuk sebuah soundtrack.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Zendaya, Aktris Muda Hollywood yang Bikin Jaehyun NCT Kesemsem
"Saya menunggu skor dari Trent Reznor dan Atticus Ross… jadi kita lihat saja nanti," kata sang sutradara.
Proyek Zendaya yang akan datang juga termasuk Dune: Part Two dan dia juga diharapkan untuk kembali di musim ketiga Euphoria.
Sebelumnya, Zendaya sempat mencurahkan hatinya saat memenangkan penghargaan Emmy.
Dalam postingannya di Instagram pada Februari lalu, Zendaya menekankan pentingnya memahami karakter saat memerankannya dan menerima masukan dari orang-orang.
"Saya pikir penting bahwa kita memiliki karakter yang cacat. Dan ingat bahwa kita bukan kesalahan terburuk yang pernah kita buat. Dan penebusan itu adalah mungkin."
Dia menambahkan tentang karakternya, Rue: "Saya pikir jika orang dapat pergi bersamanya melalui itu, dan mencapai akhir, dan masih memiliki harapan untuk masa depannya, dan melihatnya membuat perubahan dan langkah untuk menyembuhkan dan memanusiakannya melalui dia.
Berita Terkait
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Tak Melulu Jawa, Film Suanggi: Ilmu Kutukan Siap Teror Bioskop Lewat Horor Indonesia Timur
-
Rilis Oktober, Prekuel Friday the 13th Pamerkan Teaser Perdana
-
Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia
-
Film Taste of Prison Rilis Potret Perdana, Chemistry Pemain Jadi Sorotan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lewat AgenBRILink, Kursumawati Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Serbalawan
-
Pukul, Tendang lalu Menyeret: Sadisnya Oknum Satpam Aniaya Karyawati di Bintan
-
Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots
-
Didampingi BRI, UMKM Brownies Ketan Sidoarjo Ekspor hingga Australia dan Turki
-
Gaji PPPK Pemkot Batam Aman, Tersedia hingga 2027